Kopi Robusta di London Jadi Murah Karena Tingginya Poundsterling

409

(Vibiznews – Commodity) – Murahnya harga kopi dunia tidak berlanjut dikarenakan harga kopi arabika  di bursa ICE (Internasional Commodity Exchange) New York bangkit, namun harga kopi Robusta di ICE London flat tapi di zona negatif. Kenaikan harga kopi semalam mendapat suntikan dari rally mata uang Brasil ke posisi tertinggi 1 minggu melawan dolar.

Perdagangan sebelumnya harga kopi memperpanjang penurunan 6-minggu-lama ke posisi terendah 2-1/ 2 bulan baru  karena tanda-tanda produksi kopi global yang kuat mendorong penjualan dana berjangka kopi.

Untuk perdagangan kopi Robusta di London, harganya membukukan posisi 2-1/2 bulan terendah baru  di tengah tanda pasokan berlimpah karena data dari Departemen Bea Cukai Umum Vietnam serta kenaikan kurs pound Inggris. Sebelumnya dilaporkan  ekspor kopi Vietnam Nov naik  32% y/y menjadi 138.138 MT, dan kopi Vietnam Jan-Nov ekspor naik 2,8% y/y pada 1,72 MMT.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Maret 2019 bursa New York ditutup naik 0,70 atau 0,68%  pada posisi $103,05 per lb.  Namun untuk harga kopi robusta kontrak bulan Januari  tidak berubah  pada $ 1.503 per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi  arabika akan lanjut naik oleh pelemahan dolar dan robusta berpotensi lemah lagi oleh penguatan kurs pound Inggris.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here