Optimisme Pasar Dunia Dorong Pasar Asia Siang Ini

540

(Vibiznews – Index) – Pasar ekuitas Asia bergerak naik pada Kamis ditengah-tengah adanya tanda-tanda akan meredanya ketegangan perdagangan antara China dan AS dan harapan bahwa China akan meningkatkan upaya segera untuk mendukung ekonominya yang sedang mendingin.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,8 persen, didasarkan pada penguatan yang terjadi di awal perdagagangan awal setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May selamat dari mosi tidak percaya.

Bursa=bursa saham di Eropa juga terlihat menguat dimana DAX Frankfurt dibuka naik 0,3 persen lebih tinggi menjadi 10.963 dan CAC Paris juga diperkirakan akan naik 0,2 persen. FTSE London terlihat bergerak datar.

Di Asia, penguatan terkonsentrasi pada saham-saham China, dimana saham-saham unggulan China naik 1,5 persen dan indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,1 persen.

Indeks saham Nikkei Jepang berakhir 1 persen lebih tinggi, sementara saham Australia naik 0,1 persen.

Pasar perlahan-lahan tumbuh didukung optimisme akan kemungkinan adanya kemajuan didalam kesepakatan perdagangan China dan AS setelah banyak berita pekan ini menunjukkan adanya tanda-tanda yang dapat mengurangi ketegangan antara kedua kekuatan ekonomi dunia itu.

Reuters melaporkan pada hari Rabu bahwa perusahaan milik negara China telah membeli lebih dari 1,5 juta ton kedelai AS dalam pembelian kedelai AS pertama dalam lebih dari enam bulan.

Pembelian tersebut adalah bukti yang paling konkret bahwa China telah membuat janji yang baik ketika Presiden Donald Trump dan Xi Jinping bertemu pada 1 Desember dan setuju untuk menentukan 90 hari untuk menegosiasikan kesepakatan perdagangan.

Beberapa analis memperkirakan pertumbuhan ekonomi China bisa melambat menjadi sekitar 6 persen tahun depan, laju paling lambat sejak 1990, dari sekitar 6,5 persen pada 2018.

Di pasar mata uang, sterling memberikan beberapa kekuatan setelah rally dari terendah 20-bulan setelah May selamat dari mosi tidak percaya. Sterling diperdagangkan terakhir di $ 1,2626

Euro bergerak datar pada $ 1,1369 setelah pemerintah Italia menawarkan untuk menurunkan target defisit tahun depan menjadi 2,04 persen dari produk domestik bruto, di bawah tingkat 2,4 persen yang diajukan oleh Komisi Eropa.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam rival utama, hampir tidak berubah pada 97,054. Dolar naik 0,15 persen terhadap mata uang Jepang, diperdagangkan pada 113,45 yen.

Selasti Panjaitan/VBN/Coordinating Partner of Wealth Planning Services
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here