Review Forex 12/12: Poundsterling Raih Untung Paling Besar

435

(Vibiznews – Forex) – Mengakhiri perdagangan forex hari Rabu (12/12) pada Kamis pagi (13/12) poundsterling yang paling untung diantara  mata uang utama dunia lainnya termasuk dolar AS. Dolar melemah terhadap semua rival utamanya sejak rilis data inflasi hingga akhir sesi Amerika.

Diantara rival dolar yang bergerak kuat, pound Inggris yang paling banyak oleh pemberitaan Perdana Menteri Inggris Theresa May menegaskan bahwa dia akan memerangi mosi tidak percaya pada kepemimpinannya, yang dijadwalkan akan diadakan di House of Commons hari ini. Menjelang pemungutan suara, mayoritas anggota parlemen telah menyuarakan dukungan mereka untuk proses akhir Brexit di bulan Mei 2019.

Sementara itu, Presiden Donald Trump menyatakan optimisme tentang pemogokan perjanjian perdagangan dengan Presiden China Xi Jinping dimana pembicaraan perdagangan antara AS dan pejabat China sedang dilakukan melalui telepon dan menyarankan lebih banyak pertemuan, bahkan jika perlu Trump berjanji akan bertemu lagi dengan Presiden Xi.

Trump juga mengindikasikan dia akan bersedia untuk campur tangan dengan Departemen Kehakiman dalam kasus terhadap Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou jika itu akan membantu mengamankan kesepakatan perdagangan dengan China.

Sentimen pasar lainnya yang mempengaruhi forex global yaitu laporan  Departemen Tenaga Kerja AS untuk data indeks harga konsumen tidak berubah pada bulan November setelah naik 0,3 persen pada bulan Oktober.

Produksi industri zona euro tumbuh pada bulan Oktober setelah kemerosotan di bulan sebelumnya, menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat memperoleh beberapa kekuatan menjelang akhir tahun, namun tetap lamban. Di sesi Eropa Eurostat melaporkan data produksi industri naik 0,2 persen setelah sebelumnya turun 0,6 persen dan direvisi dari 0,3 persen.

Demikian jika kita melihat pada sesi Asia, data harga produsen di Jepang turun 0,3 persen pada bulan November seperti yang dilaporkan Bank of Japan dimana periode sebelumnya 0,4 persen dan ekspektasi turun 0,1 persen.   Selain itu Kantor Kabinet Jepang umumkan data pesanan mesin inti di Jepang naik 7,6 persen pada bulan Oktober.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here