El Nino Mengancam Amerika Selatan, Harga Kopi Arabika Terus Naik

390

(Vibiznews – Commodity) – Perkembangan harga kopi dunia pada perdagangan hari keempat pekan ini yang berakhir Jumat pagi (14/12) melanjutkan kenaikan untuk  jenis kopi arabika  di bursa ICE (Internasional Commodity Exchange) New York sedangkan  harga kopi Robusta di ICE London merosot terus ke posisi terendah 2-1/2 bulan.

Harga kopi arabika rebound dari level terendah 2-1/2 bulan dan bergerak lebih tinggi setelah U.S. Climate Prediction Center menaikkan estimasi untuk pola cuaca El Nino membentuk pada akhir Februari hingga 91% dari estimasi 80% pada bulan November, yang mungkin mengarah ke kondisi yang lebih panas dan lebih kering di Amerika Selatan.

Untuk penurunan harga kopi robusta berlanjut masih disebabkan tingginya mata uang poundsterling terhadap dolar AS selain laporan sebelumnya  dari Vietnam’s General Department of Customs menunjukkan ekspor kopi Vietnam November naik   32% y/y untuk 138.138 MT, dan ekspor kopi Vietnam Jan-November naik   2,8% y/y di 1,72 MMT.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Maret 2019 bursa New York ditutup naik 1,05 atau 1,02%  pada posisi $104,10 per lb.  Namun untuk harga kopi robusta kontrak bulan Januari  turun $18 atau 1,18%  pada posisi  $ 1.485 per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi  arabika akan lanjut naik oleh pelemahan dolar dan robusta berpotensi lemah lagi oleh penguatan kurs pound Inggris.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here