Harga Gula Manis Kembali Karena Minyak Mentah Dunia

373

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula mentah di pasar komoditas New York ICE di akhir sesi perdagangan hari keempat pekan ini yang berakhir Jumat pagi (14/12) rebound dari posisi terendah 2-minggu dan bergerak lebih tinggi karena  rally dalam harga minyak mentah, yang positif untuk harga etanol.

Sebelumnya harga gula mencatat posisi terendah 2 minggu  setelah Marex Spectron memperingatkan dalam sebuah laporan bahwa kecuali rally minyak mentah, kenaikan gula akan dibatasi oleh paritas etanol yang lebih rendah di Brasil. Harga etanol yang melemah dapat mendorong produsen gula Brasil untuk mengalihkan lebih banyak tebu ke arah produksi gula daripada produksi etanol, yang akan meningkatkan pasokan gula.

Kekuatan positif harga gula masih memiliki dukungan yang mendasari dari data  Unica yang menunjukkan bahwa produksi gula Brasil Tengah-Tengah 2018/19 selama Nov adalah 25,761 MMT, turun  25,8% y/y, dan bahwa persentase tebu untuk produksi gula turun menjadi 35,71% dari 47,12% y/y sementara tebu untuk produksi etanol naik menjadi 64,29% dari 52,88% y/y.

Harga gula mentah akhir perdagangan bursa New York ditutup naik 0,01  atau  0,08% pada harga $ 12,75  per lb untuk kontrak berjangka Maret 2019. Demikian juga dengan harga gula putih kontrak Maret di bursa London  ditutup naik  2,00 atau  0,58% pada harga $345.20.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga gula berpotensi naik kembali oleh proyeksi kenaikan harga minyak mentah dan penurunan dolar AS.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here