Gejolak di Bursa Eropa Masih Berlanjut, Saham Ritel Inggris Menderita

401

(Vibiznews – Index)- Perdagangan bursa saham Eropa awal  pekan hari Senin  (17/12) kembali dibuka anjlok melanjutkan kerugian perdagangan akhir pekan lalu di tengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan tajam  dalam pertumbuhan global. Sebelumnya tertekan oleh peringatan Presiden ECB Mario Draghi bahwa risiko bergerak ke bawah.

Terpantau indeks Pan-Eropa Stoxx 600 turun 0,25 persen dengan mayoritas sektor di wilayah negatif. Indeks DAX Jerman bergerak turun 0,09 persen, indeks CAC 40 Prancis turun 0,52 persen dan FTSE 100 Inggris tetap turun 0,37 persen.

Melihat saham sektoral,  saham sektor ritel turun paling banyak  lebih dari 1 persen khususnya dari saham Inggris saham Asos turun 34 persen,  Marks & Spencer turun 4,6 persen dan  saham Boohoo turun 19,4 persen. Namun saham sumber daya dasar menjadi saham berkinerja terbaik yang naik 0,8 persen.

Sentimen pasar kini sebagian besar selaras dengan kekhawatiran seputar pertumbuhan global yang mendingin setelah data ekonomi mengecewakan dari China dan Eropa pada pekan lalu menambah kekhawatiran lebih lanjut.

Sebagai informasi pasar Eropa akhir pekan (14/12)  berakhir  dengan kuat di zona merah oleh data ekonomi Cina dan Euro yang mengecewakan. Indeks Eropa Stoxx 600 Eropa melemah 0,6 persen. DAX Jerman dan FTSE  jatuh sekitar setengah persen sementara indeks CAC 40 Prancis turun 0,9 persen.

.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here