Wall Street Tergelincir Dipimpin Saham Perawatan Kesehatan

514

(Vibiznews – Index) – Wall Street tergelincir 1 persen pada hari Senin, dipimpin oleh saham-saham perawatan kesehatan setelah keputusan federal bahwa Obamacare tidak konstitusional, dengan penurunan di sektor terdepan semakin membuat investor khawatir tentang perlambatan pertumbuhan global.

Slide terbaru menghapus keuntungan tipis Nasdaq untuk tahun ini, dengan pasar AS mengalami kinerja terburuk mereka di bulan Desember dalam lebih dari 80 tahun. Dow Industrials berakhir Jumat 10 persen di bawah rekor penutupan tertinggi untuk bergabung dengan S & P 500 dan Nasdaq dalam apa yang dikenal sebagai wilayah koreksi.

Saham-saham sejumlah perusahaan asuransi kesehatan dan operator rumah sakit anjlok pada hari Senin setelah seorang hakim federal pada hari Jumat memutuskan bahwa Undang-Undang Perawatan yang Terjangkau, umumnya dikenal sebagai Obamacare, adalah inkonstitusional berdasarkan mandat yang mengharuskan orang membeli asuransi kesehatan.

Indeks kesehatan S & P turun 1,53 persen untuk menyerahkan posisinya sebagai sektor S & P berkinerja terbaik tahun ini ke indeks utilitas terburuk, yang turun 0,48 persen pada Senin.

Bahkan, 11 sektor utama bergerak lebih rendah, dengan penurunan terkecil yang dicatat dalam indeks real estat dan staples konsumen, juga dianggap lemah bersama dengan utilitas.

Perusahaan keuangan turun 0,77 persen di depan kenaikan suku bunga yang diharapkan secara luas pada pertemuan kebijakan moneter Selasa-Rabu Federal Reserve.

Tetapi investor berharap bank sentral dapat melonggarkan kenaikan pada tahun depan di tengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global dan Presiden Donald Trump pada hari Senin kembali mengkritik the Fed untuk “bahkan mempertimbangkan” kenaikan suku bunga.

Pada pukul 9:55 ET Dow Jones Industrial Average turun 262,53 poin, atau 1,09 persen, pada 23.837,98, S & P 500 turun 28,54 poin, atau 1,10 persen, di 2.571,41 dan Nasdaq Composite turun 90,92 poin, atau 1,32 persen, di 6.819,75.

Asuransi UnitedHealth Group Inc turun 2,14 persen dan merupakan hambatan terbesar di Dow. Johnson & Johnson melanjutkan penurunan dengan penurunan 2,2 persen setelah laporan Reuters yang mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan farmasi utama sebenarnya sudah mengetahui selama beberapa dekade bahwa Baby Powder mengandung asbes.

Sementara itu, Goldman Sachs Group Inc turun 2,6 persen setelah Malaysia mengajukan tuntutan pidana terhadap bank dan dua mantan karyawan sehubungan dengan penyelidikan atas megaproyek 1MDB.

Selasti Panjaitan/VBN/Coordinating Partner of Wealth Planning Services
Editor : Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here