Bursa Asia Meraih Untung Sekalipun Saham Minyak Anjlok

372

(Vibiznews – Index) –  Pergerakan bursa saham di kawasan Asia hari Rabu (19/12)  diperdagangkan  sebagian besar lebih tinggi pada hari Rabu mengikuti isyarat positif semalam dari Wall Street dalam sesi volatile, namun saham-saham minyak jatuh menyusul penurunan tajam dalam harga minyak mentah.

Investor vursa saham global sekarang sedang menunggu  keputusan kebijakan moneter Federal Reserve AS yang akan dirilis malam nanti, dengan bank sentral diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya dan terakhir pada tahun 2018 meskipun Presiden AS Donald Trump mendesak the Fed untuk menahan diri dari laju bertahap dari menaikkan suku bunga. Selain itu Bank of Japan dan Bank of England akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter mereka pada hari Kamis.

Pasar Australia memperpanjang kerugian dari sesi sebelumnya meskipun isyarat positif dari Wall Street, karena penurunan tajam dalam harga minyak mentah menyeret saham energi lebih rendah. Indeks  ASX 200 menurun  0,26 persen menjadi 5.575,00 dengan indeks All Ordinaries  turun  0,29 persen.

Di bursa saham Jepang, indeks melemah karena penguatan kurs yen Jepang yang membebani saham-saham  eksportir.  Indeks Nikkei 225 turun 0,12 persen setelah perdagangan sebelumnya mencapai posisi terendah sembilan bulan.

Di tempat lain kawasan Asia khususnya di China, indeks komposit Shanghai dan Shenzen  anjlok 0,54 persen sedangkan  indeks Hangseng di Hongkong naik 0,13 pesen. Di Indonesia naik signfikan 1,02 persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here