Harga Emas Stabil Dengan Melemahnya USD & Harga Minyak Mentah.

513

(Vibiznews-Commodity) Harga emas dan perak berjangka  diperdagangkan tidak jauh dari posisi awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Selasa kemarin. Kenaikan dari metal adalah melemahnya indeks dolar AS pada awal minggu ini. Namun, penurunan dari metal adalah merosotnya pasar minyak mentah dengan tajam.

Emas berjangka bulan Februari terakhir diperdagangkan turun $0.10 per ons pada $1,251.60. Perak Comex bulan Maret terakhir turun $0.039 pada $14.72 per ons.

Kunci diluar pasar pada hari Selasa kemarin adalah melemahnya indeks dolar AS karena tarikan koreksi lebih lanjut setelah hampir menyentuh ketinggian selama dua tahun pada hari Jumat minggu lalu. Sementara itu, pemimpin di dalam sektor komoditi mentah, minyak mentah Nymex, harganya turun dan menyentuh kerendahan selama 15 bulan di $47.84 per barel semalam. Tidak ada tanda-tanda dalam grafik bahwa minyak mentah telah dekat dengan titik terendah di dasar.

Pasar saham Asia dan Eropa kebanyakan melemah semalam. Indeks saham AS mengarah ke posisi lebih kuat pada saat pembukaan sesi New York dimulai, dengan “rebound” yang setengah hati setelah indeks jatuh ke kerendahan baru selama tahun ini pada hari Senin.

Dalam berita semalam, Presiden Cina Xi Jinping memberikan pidato yang “hawkish” pada televise nasional hari Selasa kemarin, menyatakan kepada sebagian bahwa Cina bisa mengambil garis yang lebih keras dengan Amerika Serikat dalam perdagangan dan isu properti intelektual yang membuat ke dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia berselisih. Sebagian yang lain berpikir pidato Xi hanyalah retorika yang ditujukan untuk menaikkan reputasinya sendiri diantara rakyat Cina.

Federal Reserve’s Open Market Committee (FOMC) AS bertemu pada hari Selasa kemarin dan akan berlanjut pada hari Rabu ini untuk mendiskusikan kebijakan moneter, sementara pemerintah AS bisa berhenti beroperasi pada akhir minggu ini jika Kongres dan Presiden Trump tidak bersetuju mengenai rencana budget. Kebanyakan orang memperkirakan FOMC akan menaikkan tingkat bunga sebanyak 0.25% pada hari Rabu sore, pada konklusi dari pertemuan mereka. Ekspektasi kenaikan tingkat bunga bahkan dalam kondisi dimana Presiden Trump, para penasehat ekonomi terdekatnya dan analis pasar yang terkenal dan para trader bahwa the Fed harus meninggalkan tingkat bunga sendiri.

Secara tehnikal, kenaikan emas memiliki keuntungan tehnikal secara keseluruhan dalam jangka pendek. Harga emas berada dalam tren naik pada grafik harian. Obyektif kenaikan harga emas adalah harga penutupan pada bulan Februari diatas resistance pada ketinggian bulan Desember di $1,256.60. Obyektif penurunan harga emas adalah mendorong harga kebawah “support” tehnikal yang solid pada $1,220.00. Resistan yang pertama terlihat pada ketinggian semalam di $1,254.50 dan kemudian pada $1,256.60. Support yang pertama terlihat pada kerendahan semalam di $1,249.00 dan kemudian pada kerendahan hari Senin di $1,239.40.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here