Beli Cocoa ICE New York Rally dan Termahal 1-1/4 Bulan

467

(Vibiznews – Commodity) – Kondisi perdagangan  cocoa dunia yang dijual di pasar komoditas internasional Rabu  (19/12)  yang berakhir Kamis pagi (20/12) rally dan naik ke posisi tertinggi 1-1/4 bulan karena kekhawatiran cuaca di Afrika Barat dan persediaan kakao saat ini yang menurun memicu pembelian dana di futures kakao.

Kekhawatiran pengetatan pasokan setelah Radiant Solutions memperkirakan curah hujan yang lebih rendah dari normal minggu ini di Afrika Barat hanya karena angin Harmattan musiman bertambah, yang dapat memotong pohon kakao dan memotong hasil panen. Selain itu, persediaan kakao yang dipantau ICE terus menurun  selama 7 bulan terakhir dan jatuh ke terendah baru 1-3/4 tahun dari 3,337 juta kantong.

Namun kenaikan harga kakao mungkin terbatas pada tanda-tanda produksi kakao global yang kuat menurut laporan pemerintah  Pantai Gading dimana petani mengirim 820,913 MT kakao ke pelabuhan dari 1 Oktober – 16 Des, naik  23,4% dari waktu yang sama terakhir tahun. Selain itu juga Dewan Kakao Ghana melaporkan pembelian dari petani kakao Ghana, produsen cokelat terbesar kedua di dunia  mencapai 322.945 MT selama delapan minggu pertama panen dari 5 Oktober – 29 November, naik  41,7% y/y .

Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Maret di ICE New York  naik  46 atau 2,02 persen  pada posisi $2.317 per ton. Untuk harga kakao di bursa London naik  $24 atau 1,42 persen  pada posisi  1,709 pound per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka  yang diperdagangkan di bursa New York malam nanti diperkirakan turun kembali oleh sentimen pasokan cocoa di Pantai Gading.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here