Bursa Asia 20/12 Terpukul, Saham LG Paling Merugi

487

(Vibiznews – Index) –  Pergerakan bursa saham di kawasan Asia hari Kamis (20/12)  diperdagangkan lebih rendah  imbas kerugian besar yang dialami perdagangan saham Amerika di Wallstreet setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya pada 2018.

Perdagangan bursa saham Cina daratan berhati-hati dalam perdagangan awal, dengan indeks komposit Shanghai dan komposit Shenzhen turun cukup signifkan. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,41 persen  dengan saham HSBC yang paling menekan indeks dimana saham turun 0,7 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir sekitar 1,17 persen  sementara indeks Topix turun 0,83 persen. Saham konglomerat Softbank  terus tetap di bawah tekanan  tergelincir lebih dari 2 persen  sehari setelah debut publik yang lemah dari unit mobile-nya pada hari Rabu.

Sementara itu, di bursa saham Korea Selatan indeks Kospi  merosot 0,41 persen, dengan saham pembuat chip SK Hynix turun hampir 2 persen sementara saham LG Electronics turun 4,29 persen,

Demikian juga pergerakan saham   Australia diperdagangkan sedikit lebih rendah dengan indeks ASX200 turun  0,34 persen, ditekan oleh saham-saham perbankan seperti saham Australia dan Selandia Baru Banking Group turun 0,5 persen dan National Australia Bank tergelincir 0,26 persen, sementara Commonwealth Bank of Australia lebih tinggi dengan 0,23 persen dan Westpac naik 0,12 persen.

Melihat kerugian yang terjadi di bursa Wall Street semalam, indeks utama mencapai posisi terendah penutupan baru untuk 2018. Anjloknya saham setelah  Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar seperempat poin ke kisaran target antara 2,25 hingga 2,5 persen seperti yang sudah diharapkan.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here