Kondisi Dolar Setelah Kebijakan Fed Rate Masih Stabil

435

(Vibiznews – Forex) – Dolar AS stabil di perdagangan Asia pada perdagangan sesi Asia hari Kamis (20/12) yang sudah lepas dari posisi terendahnya semalam setelah Federal Reserve melanjutkan kembali   jalur pengetatan kebijakan yang lebih agresif.  Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar seperempat poin ke kisaran target antara 2,25 hingga 2,5 persen seperti yang sudah diharapkan.

Namun pasar terkejut oleh komitmen The Fed untuk mempertahankan inti dari rencananya untuk mengetatkan kebijakan moneter, meskipun meningkatnya ketidakpastian tentang pertumbuhan ekonomi global sehingga membuat perdagangan saham Wall Street jatuh dan juga menekan ekuitas Asia.

Sekalipun Fed memproyeksikan kenaikan suku bunga sebanyak dua kali tahun 2019 dan bukan tiga seperti yang diperkirakan sebelumnya,  pasar tetap tidak yakin dan hampir tidak memperhitungkan satu peningkatan merefleksi dari perlambatan pertumbuhan global.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya sekarang berada di posisi 96,99 setelah dibuka pada posisi 96,96 yang lebih tinggi dari penutupan perdagangan sebelumnya di 96,97 karena pasar kompromi dengan prospek Fed.

Untuk pergerakan selanjutnya melihat kalender ekonomi hari ini, dolar akan banyak bergerak merespon beberapa data di Eropa dan juga Amerika. Untuk di sesi Amerika data yang sedikit pengaruhi yaitu data Phily Fed Manufacturing.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here