Review Peristiwa Forex Penting 19/12

441

(Vibiznews – Forex) – Untuk melihat pergerakan mata uang utama di pasar forex global hari ini, peristiwa forex di perdagangan sebelumnya dapat menjadi pijakan pergerakan selanjutnya. Peristiwa penting yang menjadi fokus penggerak pasar yaitu pengumuman kebijakan Federal Reserve menaikkan suku bunganya.

Seperti yang diperkirakan, Fed mengumumkan keputusannya untuk menaikkan suku bunga seperempat poin dengan alasan volatilitas pasar yang sedang berlangsung dan potensi penurunan mata uang di seluruh dunia. Dalam pernyataan kebijakannya, The Fed mengatakan ekonomi AS telah tumbuh pada tingkat yang kuat dan pasar kerja terus membaik. Fed melihat bahwa beberapa kenaikan tingkat bertahap akan diperlukan, perubahan halus yang menyarankan itu sedang mempersiapkan untuk berhenti menaikkan biaya pinjaman.

Selain itu Fed juga menyampaikan proyeksi kenaikan suku bunga di tahun 2019, dimana Fed berencana menaikkan suku bunga lebih rendah daripada yang diantisipasi sebelumnya, proyeksi bank sentral menunjukkan hanya dua kenaikan suku bunga pada 2019 dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya untuk tiga kenaikan.

Peristiwa lainnya di Amerika terdapat rilis data penjualan rumah yang ada di AS secara tidak terduga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada bulan November seperti yang dilaporkan oleh National Association of Realtors. Data tersebut menunjukkan  penjualan rumah yang ada naik 1,9 persen ke tingkat tahunan 5,32 juta pada November setelah melompat 1,4 persen ke tingkat 5,22 juta pada Oktober.

Peristiwa Forex di Eropa

Kementerian Ekonomi Italia mengumumkan  bahwa perjanjian informal telah dibuat dengan Komisi Eropa atas rencana anggarannya. Kesepakatan itu dilaporkan secara resmi pada  pertemuan komisioner Uni Eropa di Brussels. Perjanjian anggaran yang direvisi akan memungkinkan Italia lolos dari tindakan disiplin oleh UE.

Dari kalender ekonomi, output konstruksi zona euro turun pada Oktober setelah naik pada bulan sebelumnya menurut laporan Eurostat dimana konstruksi turun 1,6 persen dari September, ketika tumbuh 2,1 persen.

Kemudian inflasi harga produsen Jerman tetap pada tingkat tertinggi dalam 19 bulan pada bulan November, data dari Kantor Statistik Federal menunjukkan harga produsen naik 3,3 persen tahun ke tahun di bulan November, sama seperti di bulan Oktober.  Disambung dengan data tingkat inflasi harga konsumen Inggris melambat pada bulan November ke level terendah dalam dua puluh bulan, sejalan dengan ekspektasi para ekonom, dibantu oleh jatuhnya harga bensin. Kantor Statistik Nasional menunjukkan indeks harga konsumen naik 2,3 persen  menyusul peningkatan 2,4 persen pada Oktober, data dari  pada hari Rabu.

Peristiwa Forex Asia

Dari kalender ekonomi, terdapat rilis data perdagangan Jepang yang  membukukan defisit perdagangan barang sebesar 737,3 miliar yen pada bulan November menurut laporan  Kementerian Keuangan

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here