Beli Kopi Arabika Futures di New York Termahal 2 Pekan

453

(Vibiznews – Commodity) – Perkembangan harga kopi dunia pada perdagangan hari Kamis  (20/12)  yang berakhir Jumat pagi (21/12)  naik kembali melanjutkan trend perdagangan sebelumnya oleh melonjaknya nilai  kurs real Brasil yang naik ke level tertinggi 2 minggu terhadap dolar.

Sedangkan untuk perdagangan kopi robusta harganya naik terus hingga mencetak posisi tertinggi sejak perdagangan tanggal 13 Desember 2018. Perdagangan kopi Robusta berjangka mendapat kekuatan oleh aksi bargain hunting lanjutan, selain itu juga terpantau banyak broker melipatgandakan posisi net buy mereka di kopi robusta ke level tertinggi 8-minggu dari 10.248 kontrak dalam pekan yang berakhir 11 Desember.

Kurs real Brasil yang lebih kuat nyata mengurangi insentif bagi produsen kopi Brasil untuk meningkatkan ekspor. Perdagangan sebelumnya harga kopi Arabika anjlok parah setelah CONAB menaikkan estimasi produksi kopi Brasil 2018/19 ke rekor 61,7 juta kantong yang naik 37% y/y dari perkiraan September sebesar 59,9 tas mln. Conab menaikkan estimasi produksi kopi arabika Brasil menjadi 47,5 juta kantong dari perkiraan September sebesar 45,9 juta kantong dan menaikkan estimasi produksi kopi robusta Brasil menjadi 14,2 juta kantong dari perkiraan sebelumnya 14 juta kantong.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Maret 2019 bursa New York ditutup naik  1,65 atau 1,64  pada posisi $102,50 per lb.  Namun untuk harga kopi robusta kontrak bulan Januari  naik  17 atau 1,13%  pada posisi  $ 1.487 per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi arabika secara teknikal dapat terus naik  oleh proyeksi pelemahan dolar.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here