Perdagangan Minyak Mentah Masih Terpukul, Harganya Termurah dalam 1-1/2 Tahun

436

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah sudah jatuh ke level terendah dalam lebih dari setahun pada perdagangan hari Kamis (20/12) yang berakhir Jumat (22/12) oleh aksi jual yang cukup parah dipicu oleh kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global serta anjloknya bursa saham.

Harga minyak mentah Brent, yang merupakan patokan internasional untuk harga minyak dunia ditutup turun $ 2,89 atau sekitar 5 persen menjadi $ 54,35. Harga ini merupakan harga termurah sejak pertengahan September 2017.  Demikian juga dengan minyak mentah West Texas Intermediate AS harganya ditutup turun $ 2,29 atau 4,8 persen pada $ 45,88,  harga penutupan terendah sejak Juli 2017.

Melihat pergerakan harga minyak mentah sepanjang tahun 2018, harga minyak Brent telah melemah hampir 19 persen  sedangkan harga minyak West Texas Intermediate AS sekarang turun sekitar 24 persen.

Perdagangan sebelumnya harga minyak mentah rebound dari 3 hari berturut anjlok parah  oleh  tanda-tanda permintaan bahan bakar yang kuat di Amerika Serikat. Namun anjloknya bursa saham menambah kekhawatiran pada sisi penawaran dan permintaan  pasar minyak. Karena pada sesi Asia kemarin harga minyak sempat positif namun masuki sesi Eropa dan berakhir di Amerika anjlok kembali.

Untuk harga minyak mentah terkini, minyak Brent berada di posisi $55.14 sedangkan harga minyak WTI di posisi $46.58. Untuk perdagangan selanjutnya, menurut analys Vibiz research Center secara teknikal masih berpotensi bearish sepanjang hari ini.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here