Anjloknya Harga Minyak Mentah di Asia Semakin Parah

522

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia  dalam perdagangan komoditas sesi Asia pada hari Rabu (26/12) semakin parah anjloknya ke posisi harga termurah dalam 17 bulan oleh kekhawatiran pasar akan prospek ekonomi global terus membayangi pasar dalam jangka panjang.

Kondisi pasar keuangan global kini berada di bawah tekanan karena kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global di tengah tingginya tensi politik AS. kenaikan suku bunga dan kontroversi perdagangan AS-Tiongkok.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika turun 46 sen  atau 1,09 persen menjadi $ 42,73 per barel  setelah sebelumnya  merosot 6,7 persen  menjadi $ 42,53 per barel yang merupakan posisi terendah sejak Juni 2017.

Sementara itu, berjangka minyak mentah Brent turun 48 sen atau 0,96 persen pada $50,31 per barel  setelah tergelincir 6,2 persen pada sesi sebelumnya di posisi $50,47 per barel yang merupakan posisi terlemah sejak Agustus 2017.

Kondisi likuiditas perdagangan masih tipis  dan turut berkontribusi pada besarnya penurunan. Namun, tren perdagangan masih mengarah ke sisi negatifnya  dan belum ada sinyal koreksi potensial terlihat, selain secara teknikal pergerakan harga pada oversold yang ekstrim.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here