Diantara Kawasan Asia Bursa Jepang Yang Merugi Sendiri

615
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Index) – Perdagangan bursa saham kawasan Asia hari Jumat (28/12) sejak awal sesi dibuka mixed dengan bursa saham Jepang alami kerugian perdagangan oleh sentimen penguatan perdagangan saham di bursa Amerika di tengah kekhawatiran pasar akan kondisi politik di AS.

Pelemahan awal perdagangan juga terjadi pada bursa saham di China namun rebound kembali dan kini bergerak positif. Indeks komposit Shanghai menguat 0,14 persen, indeks  bursa Taipei naik 0,24 persen. Demikian juga indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan sedikit lebih tinggi 0,05 persen.

Penguatan indeks sejak awal perdagangan sudah terjadi di bursa saham Australia dengan indeks ASX 200  naik 0,36 persen, dengan sektor yang lebih tinggi yaitu saham sektor  keuangan seperti saham ANZ  naik 1,46 persen, Westpac naik 1,82 persen dan National Australia Bank naik 1,78 persen.

Demikian juga indeks Kospi di bursa Korea Selatan naik 0,44 persen yang juga diikuti perdagangan saham di Singapura, India, Taiwan  dan Indonesia. Perdagangan saham penutupan akhir tahun di Indonesia, IHSG bergerak positif dan sedang menguat 0,26 persen.

Kerugian perdagangan terjadi sejak awal di bursa saham Jepang dengan indeks Nikkei anjlok 0,38 persen oleh profit taking pasar setelah 2 sesi berturut rally, selain itu indeks tertekan oleh penguatan kurs yen Jepang. Saham-saham yang paling kuat menekan indeks oleh anjlok parahnya saham J Front Retailing kehilangan hampir 6 persen, FamilyMart UNY Holdings dan Recruit Holdings  masing-masing anjlok lebih dari 4 persen. Kemudian ada saham NEC Corp anjlok lebih dari 1 persen setelah perusahaan umumkan akan mengakuisisi KMD perusahaan teknologi informasi Denmark untuk sekitar 136 miliar yen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here