Harga Gula Dunia Awal Tahun Termurah dalam 3 Bulan

409

(Vibiznews – Commodity) – Memulai perdagangan berjangka di bursa komoditas New York awal tahun 2019 pada hari Rabu (02/01) yang berakhir Kamis (03/01) gula mentah berjangka dijual ke terendah 3-bulan oleh spekulasi output gula Brasil dapat meningkat setelah Presiden terpilih Bolsonaro melucuti Yayasan Nasional India Brasil dari kekuatan untuk menciptakan cadangan tanah adat baru, yang dapat membuka lebih banyak tanah pedesaan yang akan ditanami tebu.

Harga gula sudah defensif setelah data dari pengirim Williams menunjukkan bahwa 489.119 MT gula sedang menunggu pemuatan di pelabuhan Brasil pada 26 Desember, naik 18,7% dari minggu sebelumnya.

Secara fundamental harga gula memiliki kondisi yang tertekan oleh laporan Conab yang menaikkan estimasi produksi etanol Brasil 2018/19 ke rekor 32,2 bln liter (18,6% y/y) dari perkiraan sebelumnya sebesar 30,4 bln liter. Conab juga memperkirakan bahwa pabrik gula Brasil akan mengalihkan lebih sedikit  tebu untuk memproduksi gula karena persediaan global terlihat meningkat dan harga jatuh.

Harga gula mentah akhir perdagangan bursa New York ditutup turun 0.10 atau  0.83% pada harga $ 11,93  per lb untuk kontrak berjangka Maret 2019. Demikian juga dengan harga gula putih kontrak Maret di bursa London  ditutup turun  3,7  atau 1,11% pada harga $328.80.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan secara fundamental harga gula masih berpotensi turun kembali oleh proyeksi penurunan harga minyak mentah namun secara teknikal berpotensi naik oleh lanjutan bargain hunting pasar.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here