Bursa Eropa Bangkit Oleh Berita Perdagangan AS-China

902

(Vibiznews – Index)- Perdagangan bursa saham Eropa akhir pekan hari  Jumat (04/01)  dibuka lebih tinggi  yang mendapat sentimen positif pasar dari  berita bahwa AS dan China akan mengadakan pembicaraan tarif perdagangan minggu depan. Perdagangan hari sebelumnya jatuh oleh kekhawatiran ekonomi global.

Indeks pan-European Stoxx 600 menguat hampir 1 persen  dengan semua sektor dan bursa utama di wilayah positif. Untuk indeks bursa utamanya, indeks DAX Jerman naik 1,09 persen, indeks CAC 40 Perancis naik 0,97 persen dan indeks FTSE 100  Inggris naik 1,04 persen.

Untuk pergerakan sahamnya, saham sumber daya dasar yang berbisnis  ke Cina – yang  mendapat keuntungan tertinggi di Eropa setelah kementerian perdagangan Cina mengatakan AS dan China akan mengadakan negosiasi tingkat wakil menteri atas perdagangan di Beijing pada 7-8 Januari. Seperti saham produser tembaga Jerman, Aurubis, adalah pemain sektoral teratas, naik 3,27 persen.

Saham  Bayer naik setelah hakim AS bergerak untuk membatasi bukti dalam persidangan atas tuduhan bahwa pembunuh gulma Roundup yang berbasis glifosat milik Monsanto menyebabkan kanker. Perusahaan farmasi Jerman membeli raksasa pertanian AS Monsanto tahun lalu untuk $ 63 miliar. Saham Bayer naik 2,57 persen.

Investor sedang memantau perkembangan perdagangan antara Washington dan Beijing untuk setiap petunjuk tentang bagaimana sengketa perdagangan mereka akan mencapai resolusi. Kedua negara berusaha untuk mencapai terobosan untuk menyelesaikan perbedaan mereka selama 90 hari gencatan senjata tarif.

Pasar Eropa juga berakhir jauh di zona merah pada Kamis di tengah kekhawatiran pertumbuhan global. Indeks pan-European Stoxx Europe 600 Melihat perdagangan saham sebelumnya,  bursa  Eropa ditutup masuk zona merah  di tengah kekhawatiran pertumbuhan global.  Indeks Pan-Eropa Stoxx Europe 600 merosot 1 persen dengan indeks DAX Jerman jatuh 1,6 persen, CAC 40 Prancis turun 1,7 persen dan FTSE 100 AS turun 0,6 persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here