Bursa Asia Mixed Menanti Hasil Perundingan Dagang AS-China

423

(Vibiznews – Index) – Di tengah perdagangan sesi Asia, saham-saham di bursa utama kawasan tersebut diperdagangkan mixed pada hari Selasa (08/01) karena investor menunggu hasil pertemuan dihari kedua pembicaraan perdagangan AS-China yang dimulai kemarin.

Juru bicara Kementerian luar negeri China mengatakan bahwa mereka bersedia untuk menyelesaikan perselisihan dagangnya dengan AS dengan pijakan yang sama. Dari pihak AS, Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross mengatakan kepada media bahwa tarif dagang AS telah memberikan tekanan pada ekonomi Tiongkok dan kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja.

Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225  naik lebih dari 0,5 persen dengan indeks Topix naik 0,31 persen. Namun kekuatan indeks mendapat tekanan dari saham produsen mobil Jepang, Nissan tergelincir sekitar 0,5 persen meskipun sektor otomotif positif. Anjloknya saham Nissan oleh pemberitaan munculnya mantan bos Carlos Ghosn  pertama kalinya dalam tujuh minggu di pengadilan Tokyo dan membantah melakukan kesalahan, setelah ditangkap pada November tahun lalu atas tuduhan pelanggaran keuangan.

Perdagangan saham Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,17 persen yang mendapat tekanan dari anjloknya saham industri kelas berat Samsung Electronics setelah perusahaan mengumumkan estimasi pendapatan kuartal keempat yang jauh dari harapan analis.

Indeks ASX 200 di bursa saham Australia pulih dari kerugian sebelumnya dengan kenaikan lebih dari 0,4 persen, dimana  sebagian besar sektor lebih tinggi. Sektor keuangan kelas berat yang cukup menopang indeks bursa dengan kenaikan 0,32 persen seperti saham ANZ naik sekitar 0,5 persen, Westpac naik lebih dari 0,7 persen dan National Australia Bank naik sekitar 0,4 persen.

Sedangkan kondisi perdagangan saham di kawasan China yang sangat terkait dengan perang dagang, anjlok dengan indeks Komposit Shanghai turun lebih dari 0,3 persen sementara komposit Shenzhen turun 0,36 persen.  Namun perdagangan bursa saham Hong Kong alami kenaikan dengan indeks Hangseng naik 0,38 persen.

Melihat pergerakan saham di Indonesia, IHSG alami kenaikan 0,14 persen dan  sebanyak 172 saham bergerak menguat,  90 saham yang terkoreksi. Sementara itu 138 saham lainnya belum bergerak samasekali.

Sebagai informasi untuk pergerakan saham Wall Street semalam, indeks Dow Jones Industrial  ditutup 98,18 poin atau 0,43 persen  lebih tinggi  sementara indeks S&P 500 naik 0,7 persen. Demikian juga indeks Nasdaq alami kenaikan 1,02 persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here