EUR/USD: Dolar AS Mempercepat Penurunannya Setelah Risalah FOMC

363

(Vibiznews-Forex) Pasangan EUR/USD diperdagangkan pada ketinggian baru selama 3 bulan diatas 1.1550 setelah dirilisnya risalah pertemuan FOMC, dengan dokumen dari risalah tersebut menunjukkan bahwa beberapa anggota menentang kenaikan tingkat bunga bulan Desember.

Kejutan yang buruk bagi kenaikan dolar AS datang dari tangan Kepala Fed Atlanta Bostic, yang mengatakan bahwa tingkat bunga bisa berjalan ke “arah yang lain”, membuat untuk pertama kalinya penurunan tingkat bunga menjadi salah satu bahan pertemuan, sejak Federal Reserve memulai siklus pengetatan pada Desember 2015.

Matauang bersama Eropa merupakan salah satu yang paling banyak diuntungkan dengan berita ini, menyentuh 1.1540 terhadap “greenback” menjelang dirilisnya risalah pertemuan FOMC yang terbaru, meskipun data lokal yang dirilis pada awal hari itu, sekali lagi, sedikit memberikan semangat.

Surplus perdagangan Jerman naik menjadi €19.0 miliar pada bulan November, sementara ekspor dan impor membukukan penurunan bulanan yang tajam sebesar 0.4% dan 1.6% berturut-turut. Tingkat pengangguran Uni Eropa turun menjadi 7.9% pada bulan November dibandingkan dengan perkiraan kenaikan menjadi 8.1%, terendah selama satu dekade.

Apapun juga, Bostic adalah seorang yang terkenal “dovish”, dan berharganya pernyataan Bostic bisa dilihat juga dari kepala Fed Evan yang juga mengatakan bahwa dia melihat sebanyak tiga kali kenaikan tingkat bunga pada tahun ini, walaupun pemain pasar cenderung kepada perspektif yang “dovish”, dipengaruhi oleh ketakutan akan perlambatan ekonomi dan komentar-komentar yang konservatif juga dari kepala Fed Bullard, yang memperingati mengenai resiko bisa terjadinya resesi apabila tingkat bunga terus dinaikkan.

Federal Reserve AS meriis risalah dari pertemuan mereka yang terakhir tadi pagi dini hari, yang menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan telah berbalik berhati-hati: tidak hanya beberapa dari mereka menentang kenaikan tingkat bunga pada bulan Desember, namun juga kebanyakan partisipan yakin bank sentral akan mampu bersabar untuk peneguhan kebijakan lebih lanjut, yang memberikan tanda penghentian kenaikan tingkat bunga sedang datang.

Apabila naik lagi, pergerakan dari pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “resistane” terdekat di 1.1560 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.1595 dan akhirnya 1.1620. Sebaliknya apabila berbalik turun, EUR/USD akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1530 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.1490 dan akhirnya 1.1450.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here