Review Forex 09/01: Kondisi Dolar AS Semakin Parah

512

(Vibiznews – Forex) –  Terdapat banyak peristiwa major yang mempengaruhi perdagangan forex 9 Januari yang berakhir Kamis pagi (10/01) hingga terjadi pergerakan harga yang fluktuatif. Akhir perdagangan menunjukkan posisi dolar AS semakin parah hingga anjlok ke posisi 4 bulan terendah.

Dolar AS masih sempat bergerak positif melanjutkan rebound perdagangan sebelumnya di sesi Asia, namun segera terpangkas oleh sentimen pasar menanti laporan risalah pertemuan FOMC terakhir dan kuatnya kurs yang memiliki yield tinggi bersamaan meningkatnya perdagangan saham global.

Peristiwa Forex di Amerika

Peristiwa yang paling kuat menekan dolar AS dan mengangkat beberapa mata uang utama lainnya yaitu risalah pertemuan FOMC  yang mengkonfirmasi pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell baru-baru ini  menyarankan bank sentral akan mengambil pendekatan yang sabar untuk meningkatkan suku bunga lebih lanjut.

Risalah pertemuan FOMC bulan Desember tersebut menunjukkan  bahwa bank sentral belum mampu melihat tingkat dan waktu yang tepat untuk kenaikan suku bunga berikutnya lebih lanjut karena inflasi masih rendah. Volatilitas di pasar keuangan dan meningkatnya kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi global telah mengaburkan prospek suku bunga.

Kemudian peristiwa berikutnya yaitu pertemuan Presiden AS Trump dengan petinggi Demokrat di White House terkait penutupan sebagian operasional pemerintah. Pertemuan tersebut tidak berjalan dengan baik dikarenakan Trump walk out dan kemudian beliau sampaikan kekesalan dalam tweet bahwa pertemuan tersebut membuang-buang waktu.

Peristiwa Forex di Eropa

Dolar telah turun ke level terendah 2 bulan di $1.1550 terhadap Euro  yang terpangkas  dari level tertinggi awal di $1.1438. Kurs euro melaju dengan menghiraukan beberapa data makro yang menunjukkan hasil mixed.

Eurostat melaporkan tingkat pengangguran zona euro secara tak terduga turun pada bulan November ke level terendah dalam lebih dari satu dekade. Kemudian surplus perdagangan barang dagang Jerman tumbuh pada bulan November ke level terbesar dalam lima bulan karena impor turun secara tak terduga, dan ekspor menurun, memberikan bukti lebih lanjut tentang perlambatan ekonomi kawasan euro terbesar.

Data berikutnya dari INSEE menunjukkan kepercayaan konsumen Perancis turun tajam pada Desember ke level terendah sejak akhir 2014,  turun menjadi 87 dari 91 di November.

Kalender ekonomi Inggris menunjukkan laporan survei dari IHS Markit bahwa pengangkatan tenaga kerja  permanen Inggris tumbuh pada laju terlemah sejak awal 2017 di tengah penurunan tajam dalam jumlah kandidat

Dolar telah jatuh ke level terendah 1 minggu di $ 1,28 melawan pound sterling, terpangkas dari level tertinggi awal di $ 1,2715. Terhadap yen Jepang, dolar anjlok ke posisi 108.20 setelah sebelumnya mencapai posisi 109.00.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here