Emas Kehilangan Keuntungan Awalnya Dengan Saham Keluar Dari Kerendahan Semalam

392

(Vibiznews-Commodity) Harga emas mendekati stabil pada awal perdagangan sesi AS hari Senin, dan kehilangan keuntungan moderatnya semalam yang datang karena minat beli “safe-haven” ketika pasar saham dunia memulai minggu perdagangan dalam aksi jual menyusul beberapa data ekonomi yang lemah yang keluar dari Cina. Meskipun demikian postur tehnikal jangka pendek untuk emas dan perak tetap “bullish”, yang terus mengundang para pembeli spekulatif yang trading berdasarkan grafik.

Emas berjangka bulan Februari terakhir naik $0.10 per ons dibawah $1,289.70. Perak Comex bulan Maret turun $0.026 pada $15.63 per ons.

Pasar saham Asia dan Eropa turun semalam, sementara indeks saham AS mengarah turun ketika sesi New York dimulai.

Ada keengganan yang lebih tajam terhadap resiko di pasar memulai minggu perdagangan yang baru, menyusul beberapa berita ekonomi yang tidak baik yang datang dari Cina. Ekspor Cina pada bulan Desember turun mengejutkan 4.4% setahun. Ekspor di bulan November naik 5.4%.Impor Cina turun 7.6% pada periode yang sama. Pada bulan-bulan yang lalu baik impor dan ekspor naik dua digit.

Perang dagang dengan AS telah benar-benar memukul ekonomi Cina, sebagaimana yang ditunjukkan oleh angka-angka impor dan ekspor yang terakhir.  Hal demikian kemungkinan akan memberanikan AS di dalam postur perdagangannya melawan Cina. Minggu lalu kedua belah pihak bertemu di Beijing dan diskedulkan untuk bertemu minggu depan di AS.

Secara tehnikal, apabila emas berhasil naik kembali maka akan berhadapan dengan “resistance “ terdekatnya pada $1,291 yang apabila berhasil dilewati akan berhadapan dengan level psikologis di $1,300, Namun apabila emas terus turun, maka  akan berhadapan dengan “support” terdekat pada 1,280 yang apabila tertembus akan lanjut ke $1,262.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here