Sepuluh Negara dengan Pertumbuhan Tercepat Orang Super Kaya 5 Tahun ke Depan; Bukan Indonesia

718

(Vibiznews – Business) – Negara super ekonomi seperti Amerika Serikat, Cina, dan Jepang mungkin menjadi rumah dengan porsi tertinggi orang kaya di dunia. Tetapi dalam hal mencetak milyuner baru, peluangnya ternyata muncul dari beberapa negara lain yang mengejutkan.

Laporan terbaru dari perusahaan riset kelompok masyarakat super kaya (ultra-high net worth), Wealth-X, yang menemukan bahwa negara-negara yang berada di jalur pertumbuhan tercepat dalam populasi orang kaya adalah negara-negara berkembang dari Afrika, Asia dan Eropa, demikian dilansir dari CNBC hari ini (16/01).

Studi yang dirilis dari buku Wealth-X yang bertajuk “High Net Worth Handbook 2019,” menarik penelitian pada lebih dari 540.000 individu berpenghasilan tinggi – mereka yang memiliki kekayaan bersih $ 1 juta hingga $ 30 juta (sekitar Rp14,2 miliar hingga Rp 426 miliar)- untuk memperkirakan prospek pertumbuhan kekayaan global pada lima tahun ke depan. Diperhitungkan di dalamnya tingkat kekayaan saat ini, perkiraan pertumbuhan populasi dan antisipasi atas peluang investasi di masa depan.

Laporan itu menemukan negara di Afrika Barat, Nigeria, menduduki posisi terdepan, diperkirakan bakal melihat ledakan populasi orang kaya dengan laju tahunan 16,3 persen, dalam periode antara sekarang sampai 2023. Posisinya kemudian diikuti oleh Mesir 12,5 persen dan Bangladesh 11,4 persen.

Berikut daftar lengkap 10 negara dengan pertumbuhan masyarakat super kaya tercepat (dalam % compound annual growth rate – CAGR):

  1. Nigeria, 16,3%
  2. Mesir, 12,5%
  3. Bangladesh, 11,4%
  4. Vietnam, 10,1%
  5. Polandia, 10,0%
  6. China, 9,8%
  7. Kenya, 9,8%
  8. India, 9,7%
  9. Filipina, 9,4%
  10. Ukraina, 9,2%

Penelitian ini menunjukkan beberapa temuan menarik. Polandia dan Kenya, misalnya, adalah “kasus mengejutkan,” demikian laporan itu mencatat, karena negara-negara ini tidak biasa terlihat dalam pengelompokan negara-negara berkembang teratas yang biasa disebut dengan istilah, seperti BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina dan Afrika Selatan) dan MINT ( Meksiko, Indonesia, Nigeria dan Turki).

Sumber pertumbuhan kekayaan masing-masing negara juga berbeda. Negara-negara kaya komoditas seperti Nigeria dan Mesir kemungkinan besar dapat menghubungkan akumulasi kekayaan mereka dengan ekspor energi. Sementara itu, Bangladesh – yang telah menyaksikan pertumbuhan penduduk kaya raya yang paling cepat di dunia (dengan kekayaan bersih di atas $ 30 juta) dalam lima tahun terakhir – memperoleh keberhasilannya dari melejitnya urbanisasi dan peningkatan investasi infrastruktur.

Vietnam, India, Filipina, dan Kenya adalah beberapa negara yang merasakan dampak kekayaan dari meningkatnya investasi struktural. Sementara Ukraina dan Polandia mengaitkan pertumbuhan kekayaan dari kemajuan sektor teknologi mereka, demikian dilansir dari CNBC (16/01).

Untuk Indonesia, analis Vibiznews melihat berdasarkan data dari Global Wealth Report, jumlah orang kaya Indonesia dengan kepemilikan aset di atas USD 1 juta (sekitar Rp 14,2 miliar) terus meningkat. Jumlah orang kaya di Indonesia pada 2017 disebut mencapai 111 ribu orang. Angka itu naik dari tahun sebelumnya (2016) yang sebanyak 105 ribu orang, serta 98 ribu orang di tahun 2015. Perkiraanya, sejalan dengan perbaikan ekonomi dan bisnis, pada tahun 2022 jumlah orang kaya di Indonesia diperkirakan mencapai 180 ribu orang.

Sebenarnya, kalau lihat data di atas, pertumbuhan orang kaya di Indonesia dalam tiga atau empat tahun terakhir –menurut perhitungan sendiri- sekitar 6,4 persen. Sedangkan ke depannya, terlihat adanya akselerasi menuju lima tahun ke depan, dari 2017 ke 2022, menjadi pertumbuhan sekitar 12 persen. Berarti Indonesia berpeluang menduduki salah satu posisi teratas dalam pertumbuhan orang super kaya di dunia juga. Barangkali nama Indonesia akan muncul pula dalam riset lembaga internasional lainnya nanti.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here