Bursa Asia Akhir Pekan Positif Terbantu Optimisme Pembicaraan Dagang AS-China

1018

(Vibiznews – Index) Pasar Saham Asia Pasifik berakhir lebih tinggi pada hari Jumat (18/01) merespon laporan yang mengatakan para pejabat Amerika mungkin mempertimbangkan kemungkinan pelonggaran tarif di China dalam upaya untuk mendorong pembicaraan perdagangan.

Optimisme itu mengangkat saham di wilayah China Raya. Indeks Hang Seng Hong Kong ditutup naik 1,25 persen pada 27090.81. Di China daratan, indeks Shanghai naik 1,42 persen menjadi 2.596,01, sedangkan indeks Shenzhen juga naik.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 menambahkan 263,80 poin, atau 1,29 persen, menjadi 20.666,07 sementara indeks Topix naik 14,39 poin, atau 0,93 persen, pada 1.557,59.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 17,22 poin, atau 0,82 persen, menjadi 2.124,28.

Indeks ASX 200 Australia naik 0,5 persen menjadi 5.879,6, dengan semua sektor naik.

The Wall Street Journal melaporkan pada hari Kamis bahwa Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengusulkan untuk mengangkat semua atau beberapa tarif impor Tiongkok untuk memberi Beijing alasan untuk membuat konsesi yang lebih dalam dalam pembicaraan perdagangan yang sedang berlangsung antara kedua negara.

Tetapi Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer menolak gagasan itu, khawatir bahwa itu dapat dianggap sebagai tanda kelemahan,

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya bursa Asia akan mencermati pergerakan bursa Wall Street. Dengan adanya peluang pembicaraan kembali perdagangan AS-China juga dapat memberikan sentimen positif.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here