Ringkasan Penggerak Pasar Forex Minggu Lalu

488

(Vibiznews-Forex) Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

Parlemen Inggris menolak kesepakatan Brexit May dengan pukulan keras mayoritas 432 melawan 202, kekalahan terbesar bagi pemerintah Inggris di era modern. Meskipun demikian, hal ini membuka pintu ke berbagai pilihan, termasuk tidak ada Brexit samasekali, dan poundsterling mengalami kemajuan. Harapan akan tercapainya kesepakatan antara Cina dan AS terus memberikan dukungan terhadap matauang yang berbasis komoditi. Di zona Euro, tanda-tanda pelemahan tambahan membebani matauang bersama Eropa. Di AS, penjualan eceran tidak dipublikasikan karena penutupan operasi pemerintah, yang mulai membebani ekonomi AS. Jatuhnya keyakinan konsumen menambah keprihatinan.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

  1. Pasar menambah keuntungan dengan susah payah atas harapan terjadinya “breakthrough” dalam perang dagang.
    2. Housing market index naik 2 poin per bulan dari 56 menjadi 58.
    3.Home mortgages naik 9% per minggu setelah disesuaikan secara musiman, level tertinggi sejak bulan April 2010.
    4. Jobless claims turun 3000 per minggu dari 216.000 menjadi 213.000, lebih rendah daripada yang diperkirakan 221.000.
    5. Crude oil inventories turun 2.7 juta barel per minggu ke 437 juta.
    6. Industrial manufacturing naik 1.1% per bulan, mengatasi kenaikan 0.1% yang diperkirakan.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

  1. Penutupan operasi pemerintah AS di DC terus berlangsung— ini sekarang menjadi penutupan operasi pemerintah yang terpanjang di era modern.
    2. PPI-FD turun 0.2% per bulan, kurang dari bulan lalu, kenaikan 0.1%.
    3. Harga impor turun -1.0%, dan harga ekspor turun -0.6% per bulan, meleset dari yang diperkirakan.
    4. Same store sales naik 6.7% per minggu, turun dari sebelumnya kenaikan 8.9%.
    5. Industrial production naik 0.3% per bulan, turun dari revisi sebelumnya kenaikan 0.4%.
    6. Consumer sentiment index turun menjadi 90.7 pada bulan Januari, dibawah daripada yang diperkirakan 97.0.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here