Bursa Asia Sudah Cetak Kerugian Saham Selama 3 Hari Berturut

430
indeks shanghai

(Vibiznews – Index) – Kerugian kembali mendatangi perdagangan saham bursa kawasan Asia hari Rabu (23/01) setelah perdagangan 2 hari berturut sebelumnya juga alami penjualan saham cukup banyak. Akibatnya indeks bursa utama Asia masuk zona merah dalam 3 hari berturut pekan ini, oleh sentimen kekhawatiran perang dagang AS-China.

Investor khawatir perkembangan negosiasi perdagangan AS-China terkini, dimana ada pemberitaan bahwa Gedung Putih telah membatalkan pertemuan perencanaan perdagangan dengan Beijing minggu ini. Sehingga pelaku pasar banyak menjual saham dan memburu aset safe haven.

Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225  tergelincir 0,42 persen sementara indeks Topix turun 0,54 persen pada awal perdagangan. Namun sejak awal perdagangan terdapat saham yang melaju kencang hinga naik 10 persen yaitu saham pemasok Apple Japan Display yang diberitakan mendapatkan bailout setelah penjualan iPhone XR yang mengecewakan.

Kemudian di bursa saham Australia, indeks ASX 200 tergelincir 0,3 persen dalam perdagangan pagi dengan sektor-sektor utama diperdagangkan beragam. Sektor energi turun sekitar 1,3 persen karena saham minyak sebagian besar anjlok oleh penurunan harga minyak mentah Selasa. Saham Santos turun 1,74 persen, Oil Search turun 1,52 persen dan Woodside Petroleum turun 0,86 persen.

Demikian juga pada perdagangan saham Cina daratan yang jadi perhatian pasar  terkait dengan perang perdagangan antara Beijing dan Washington, melihat kenaikan awal tetapi akhirnya melemah. Indeks komposit Shanghai turun hampir 0,2 persen sementara indeks  komposit Shenzhen juga menurun sekitar 0,36 persen. Di Hongkong indeks Hang Seng alami penurunan 0,10 persen.

Sementara itu, indeks Kospi di bursa saham Korea Selatan turun 0,29 persen dan perdagangan saham-saham di bursa saham Indonesia juga tertekan dengan indeks bergerak di area negatif yaitu  IHSG anjlok 0,04 persen.

Di Wall Street semalam, Dow Jones Industrial Average mengakhiri kenaikan beruntun empat hari karena turun 301,87 poin. Indeks S&P 500 merosot 1,4 persen dan indeks Nasdaq Composite turun 1,9 persen. Saham di Amerika Serikat turun ke posisi terendah hari ini menyusul berita  yang mengatakan AS telah membatalkan pertemuan perdagangan dengan pejabat China.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here