Boeing Sukses Uji Coba Mobil Terbang; Revolusi Transportasi Perkotaan Dimulai

504

(Vibiznews – Business) – Boeing Co menyatakan prototipe mobil terbangnya telah berhasil melayang di udara dalam uji coba penerbangan perdananya. Ini merupakan langkah kecil yang signifikan dari pembuat pesawat terbesar dunia itu untuk merevolusi transportasi perkotaan dan layanan pengiriman paket, demikian dilansir dari Reuters (23/01).

Boeing harus bersaing dengan rival beratnya Airbus SE dan banyak perusahaan lain untuk memperkenalkan kendaraan terbang kecil yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal.

Investasi ini, didorong oleh lompatan dalam autonomous technology serta frustrasi terhadap kemacetan jalan, disebutkan akan dapat mengubah wajah industri dirgantara dalam dekade berikutnya.

Pesawat buatan Boeing sepanjang 30 kaki (9 meter) ini – terdiri atas sebagian helikopter, sebagian drone, dan sebagian pesawat fixed-wing— terangkat beberapa kaki dari tanah dan mendarat dengan lembut, setelah satu menit di udara pada Selasa lalu di bandara Manassas, Virginia, kata Boeing.

Hambatan utama pada visi Boeing untuk mobilitas dengan “stress rendah” ini disebutkan termasuk dalam memilah berbagai masalah keamanan dan peraturan yang penting untuk menyatukan lalu lintas jalan tradisional dengan armada mobil terbang.

Boeing telah membeli Aurora Flight Sciences yang berbasis di Manassas tahun lalu untuk mempercepat pengembangan armada kendaraan udara otonom. Bersama Aurora, Boeing juga sedang mengerjakan jasa UberAIR dari Uber Technologies Inc. untuk pengembangan armada penerbangan yang dapat dipesan melalui smartphone pada sekitar tahun 2023.

Boeing berencana ingin mencapai kisaran daya tempuh 50 mil dengan dua varian mobil terbang yang masing-masingnya mampu membawa dua dan empat penumpang. Tes direncanakan dilaksanakan akhir tahun ini pada versi paket-pengangkutan yang dapat mengangkut barang hingga 500 pounds (sekitar 226 kg).

Adapun pesaing untuk Boeing ini mulai dari Airbus, yang mengatakan telah melakukan banyak uji terbang kendaraan, hingga Volocopter, yang telah menguji taksi drone yang menyerupai helikopter kecil yang ditenagai oleh 18 rotor. Juga ada AeroMobil, dengan konsep limusin yang dapat berubah menjadi pesawat terbang fixed-wing.

Lainnya, Vertical Aerospace, yang disebutkan telah melakukan tes penerbangan tahun lalu, berencana untuk menawarkan penerbangan antar kota dalam beberapa tahun mendatang dengan pesawat terbang berpilot yang mampu mengangkut sejumlah penumpang.

“Masa depan mobilitas -untuk mengangkut barang, kargo dan penumpang- masa depan itu sedang dimulai sekarang dan akan berakselerasi dalam lima tahun ke depan, dan akan semakin meningkat lagi kedepannya,” kata Dennis Muilenburg, presiden, chairman dan CEO Boeing, kepada sebuah panel di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada Rabu lalu, demikian dikutip dari Reuters (23/01).

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here