Dolar AS Hanya Kuat Lawan Yen Saja Karena Keputusan BOJ

355
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) – Dolar AS melemah terhadap semua rival utamanya kecuali yen Jepang pada perdagangan forex hari Rabu yang berakhir beberapa saat lalu (24/01) karena ketidakpastian atas perdagangan dan ekonomi global mengaburkan prospek jangka pendek mata uang Amerika dan membatasinya pada kisaran perdagangan yang ketat terhadap mata uang utama lainnya.

Penutupan sebagian pemerintah AS sekarang di hari ke-33  menambah kegelisahan investor. Pemimpin Mayoritas Senat Republik A. Mitch McConnell mengatakan dia berencana untuk mengadakan pemungutan suara pada hari Kamis atas proposal Demokrat yang akan mendanai pemerintah selama tiga minggu.

Kemudian dipengaruhi oleh laporan Dana Moneter Internasional memangkas perkiraan pertumbuhan global 2019 dan 2020, karena perlambatan yang lebih besar dari perkiraan di Cina dan zona euro. Menurut IMF kegagalan untuk menyelesaikan ketegangan perdagangan selanjutnya dapat mengganggu stabilitas ekonomi global.

Dolar hanya sedikit menguat terhadap yen Jepang oleh karena lemahnya fundamental yen setelah Bank of Japan  mempertahankan program stimulusnya. BOJ memangkas perkiraan inflasi tetapi mempertahankan program stimulusnya, dengan Gubernur Haruhiko Kuroda memperingatkan risiko yang meningkat pada ekonomi dari proteksionisme perdagangan dan permintaan global yang goyah.

Diantara rivalnya yang untung besar yaitu poundsterling melonjak ke level tertinggi 10 minggu setelah Partai Buruh oposisi Inggris mengatakan akan mendukung upaya anggota parlemen untuk mencegah Brexit yang tidak sepakat. Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret tetapi tidak memiliki kesepakatan tentang bagaimana prosesnya.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan terhadap semua rival utamanya kini berada di posisi 96.12 atau turun 0,02 persen dari penutupan sesi Amerika beberapa saat lalu di 96.14. Semalam indeks sempat mencapai posisi tinggi di 96.37 dan terendah di 96.11.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here