Kondisi Bursa Wall Street 23/01 Yang Untungkan Dow Jones

392

(Vibiznews – Index) – Mengakhiri perdagangan saham bursa Amerika serikat di Wall Street hari Rabu yang ditutup beberapa saat lalu (24/01), ketiga indeks utamanya berhasil cetak rebound dari perdagangan sebelumnya yang anjlok parah. Indeks utama yang paling banyak untung yaitu Dow Jones, di topang oleh laporan triwulan perusahaan blue chips seperti IBM, United Technologies dan Procter & Gamble (PG).

Saham berfluktuasi selama sesi perdagangan  setelah gagal mempertahankan langkah awal yang positif. Rata-rata indeks utama menunjukkan pergerakan yang kuat menjelang penutupan sesi yang positif. Dow Jones mengungguli rekan-rekannya dengan selisih yang besar dengan kenaikan 171,14 poin atau 0,7 persen, sementara indeks Nasdaq merangkak naik 5,41 poin atau 0,1 persen  dan indeks S&P 500 naik 5,80 poin atau 0,2 persen.

Kemajuan penting oleh Dow mencerminkan reaksi positif terhadap hasil triwulanan dari beberapa komponen indeks blue chip seperti saham IBM Corp (IBM) yang naik tinggi hingga 4 persen setelah melaporkan hasil kuartal keempat yang melampaui perkiraan dan memberikan panduan optimis untuk 2019.

Kemudian saham United Technologies (UTX) juga bergerak terutama lebih tinggi setelah konglomerat industri tersebut melaporkan hasil kuartal keempat yang melampaui perkiraan analis di garis atas. Disusul saham raksasa produk konsumen, Procter & Gamble (PG) juga melihat kekuatan yang signifikan setelah melaporkan hasil kuartal kedua fiskal yang lebih baik dari yang diharapkan.

Sebagian besar sektor utama mengakhiri hari dengan hanya menunjukkan gerakan sederhana, meskipun kelemahan yang cukup besar terlihat di antara saham layanan minyak seperti Philadelphia Oil Service Index merosot 2,1 persen. Saham gas dan transportasi juga melihat beberapa kelemahan pada hari itu, sementara kekuatan penting muncul di antara saham utilitas.

Dalam perdagangan semalam volatilitas  pasar meningkat karena para investor menyatakan ketidakpastian tentang dampak ekonomi dari penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung. Dalam sebuah wawancara dengan CNN, penasihat ekonomi utama untuk Presiden Donald Trump mengakui penutupan itu dapat menyebabkan kurangnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama.

 

 

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here