Harga Minyak Bangkit Karena Ancaman Amerika Untuk Ekspor Venezuela

367

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan hari Kamis yang berakhir beberapa saat lalu (25/01) di bursa komoditas internasional, didorong oleh ancaman sanksi AS terhadap anggota OPEC Venezuela. Namun kenaikan harga dibatasi oleh data minyak AS yang menunjukkan persediaan bensin yang tinggi dan peningkatan persediaan minyak mentah yang besar dan tak terduga.

Harga minyak mentah acuan internasional yaitu minyak Brent ditutup turun menjadi $61.04 per barel atau turun 0,02 persen, sedangkan harga minyak mentah berjangka  Intermediate West Texas AS  naik  1 persen  pada posisi $53,20 per barel.

Washington mengisyaratkan pihaknya dapat menjatuhkan sanksi terhadap ekspor minyak mentah Venezuela ketika Caracas semakin parah  kekacauan politik dan ekonominya. Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara dan mendorong sosialis Nicolas Maduro, pemimpin negara itu sejak 2013  untuk memutuskan hubungan dengan Amerika Serikat.

Minyak Venezuela adalah minyak mentah yang berat, yang membutuhkan pemurnian yang luas. Ini sering dicampur dengan minyak mentah yang lebih ringan untuk menghasilkan produk yang bernilai lebih tinggi. Dengan Iran yang telah dilumpuhkan oleh sanksi AS, penurunan ekspor Venezuela dapat menekan pasokan global lebih lanjut.

Membebani kontrak berjangka minyak, persediaan minyak mentah AS naik tajam 8 juta barel pekan lalu menurut laporan Administrasi Informasi Energi, yang diperkirakan sebelumnya penurunan 42.000 barel. Stok bensin naik untuk kedelapan minggu berturut-turut ke rekor 259,7 juta barel, karena permintaan untuk bahan bakar motor selama empat minggu terakhir turun 0,1 persen dari tahun lalu.

Kekhawatiran tentang prospek jangka panjang untuk pertumbuhan ekonomi global, dan permintaan minyak mentah, telah menekan harga minyak. Selain itu kekhawatiran terus-menerus tentang perang dagang AS-Cina dan ramalan pertumbuhan dunia yang lebih lambat membuat investor waspada.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here