Semua Bursa Asia Akhir Pekan Bersiap Cetak Untung

478

(Vibiznews – Index) – Pasar saham Asia akhir pekan bergerak lebih tinggi pada hari Jumat (25/01), memperpanjang keuntungan dari sesi sebelumnya yang sebagian besar mendapat isyarat positif  dari bursa Wall Street semalam. Namun sentimen positif ini dibatasi oleh kekhawatiran tentang pembicaraan perdagangan AS-China.

Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross diberitakan menyampaikan bahwa China dan AS tidak mendekati untuk mencapai kesepakatan perdagangan dan beliau mengatakan masih jauh sekali dari kesepakatan karena kedua negara memiliki banyak dan banyak masalah. Perjanjian tarif akan dilakukan sebelum awal Maret, jika tidak tarif tambahan AS untuk barang-barang Tiongkok akan berlaku.

Di Wall Street semalam, Dow Jones mengungguli rekan-rekannya dengan selisih yang besar dengan kenaikan 171,14 poin atau 0,7 persen, sementara indeks Nasdaq merangkak naik 5,41 poin atau 0,1 persen  dan indeks S&P 500 naik 5,80 poin atau 0,2 persen.

Melihat pergerakan bursa saham Cina daratan yang sangat terkait  dengan pertarungan perdagangan Beijing dengan Washington, menguat dengan indeks komposit Shanghai naik sekitar 0,7 persen  dan indeks komposit Shenzhen naik 0,171 persen. Kemudian di Hong Kong, indeks Hang Seng  naik 1 persen yang mendapat sumbangan dari kekuatan saham raksasa teknologi Cina Tencent naik 1,45 persen setelah menerima persetujuan untuk dua game baru yang sudah berbulan-bulan menunggu.

Pasar saham Jepang meningkat dengan saham-saham teknologi dan pengekspor yang memberikan sumbangan terbesar kekuatan indeks. Indeks Nikkei 225 menguat  181,37 poin atau 0,88 persen menjadi 20.756,00, setelah menyentuh tertinggi 20.777,21 pada awal perdagangan. Saham eksportir utama sebagian besar lebih tinggi karena posisi yen datar seperti saham Mitsubishi Electric kuat 0,2 persen, Sony naik 0,7 persen dan Canon lebih tinggi hampir 1 persen, sementara Panasonic turun 0,6 persen.

Demikian juga pasar saham Australia memperpanjang  keuntungan dari sesi sebelumnya dengan saham naik secara menyeluruh. Indeks acuan ASX 200 bertambah 24,50 poin atau 0,42 persen menjadi 5.890,20, turun dari tertinggi 5.892,30 sebelumnya.  Saham penambang utama lebih tinggi seperti saham BHP Group naik hampir 1 persen, sementara Rio Tinto dan Fortescue Metals masing-masing naik 0,7 persen. Demikian juga saham minyak naik setelah harga minyak mentah naik 1 persen semalam seperti saham Oil Search dan Santos masing-masing naik lebih dari 1 persen, sementara Woodside Petroleum menambahkan hampir 1 persen.

Kenaikan saham juga terus berlanjut di bursa saham Korea Selatan dengan indeks naik 0,67 persen karena saham industri kelas berat Samsung Electronics dan pembuat chip SK Hynix memperpanjang kenaikan mereka mulai Kamis. Untuk pergerakan perdaganga saham di Indonesia, indeks sahamnya atau disebut IHSG juga alami kenaikan hingga kini 0,34 persen.

Sebagai informasi penutupan perdagangan bursa saham Amerika dinihari tadi, indeks Dow Jones turun 22 poin atau 0,1% , indeks S&P 500 naik tipis 4 poin atau 0,1% sedangkan Nasdaq naik 48 poin atau 0,7% menjadi 7074.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga akhir sesi Asia berakhir beberapa saat lagi, analyst memperkirakan pergerakan saham masih cukup tinggi yang secara teknikal juga pasar melakukan aksi bargain hunting setelah hampir sepekan alami tekanan.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here