Ringkasan Penggerak Pasar Forex Minggu Lalu

417

(Vibiznews-Forex) Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

The Fed sedang menghentikan kenaikan tingkat bunganya dan sekarang menjamin kesabaran, membuat kebijakan sabar menjadi resmi. FOMC juga terbuka untuk memodifikasi program pengurangan neraca. Ini membuat dolar AS turun. Pergerakan ini datang mengatasi perlambatan Cina, penutupan pemerintah AS dan juga Brexit. Parlemen Inggris menginstruksikan pemerintah untuk menegosiasi ulang penghalang Irlandia yang kontroversial dan juga menuntut keluarnya Inggris dari Uni Eropa dengan suatu kesepakata, meskipun tidak dengan cara yang mengikat. Uni Eropa menolak pembicaraan yang baru. Sementara jam terus berjalan kearah tanggal 29 Maret, dan opsi standard “Hard” Brexit. Itali secara resmi masuk resesi dan kejatuhan di dalam penjualan eceran tidak menolong juga.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

  1. The Fed berbalik, Jerome Powell menyatakan kekuatirannya akan volatilitas pasar.
    2. Nonfarm payrolls naik 304.000 m/o/m, hampir dua kali daripada yang diperkirakan sebesar 158.000;
    3. New home sales naik menjadi 657.000 pada bulan November, lebih tinggi daripada yang diperkirakan sebesar 560.000.
    4.  Payrolls swasta naik menjadi 213.000, lebih tinggi daripada yang diperkirakan 174.000.
    5. PMI manufacturing index meningkat ke 54.9 pada bulan Januari, naik dari sebelumnya 53.8.
    6. Construction spending meningkat 0.8% m/o/m, naik dari sebelumnya penurunan 0.1%.
    7. ISM mfg index naik 56.6, lebih tinggi daripada yang diperkirakan 54.0.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

  1. Penutupan pemerintah berikutnya tinggal dua minggu lagi;
    2. Tingkat pengangguran meningkat ke 4.0%, naik sedikit dari sebelumnya 3.9%.
    3.  Same store sales hanya naik 5.8 % w/o/w, turun dari sebelumnya kenaikan sebesar 7.0%
    4. Home mortgage applications jatuh ke 2.0% w/o/w.
    5. Pending home sales turun 2.2% m/o/m, lebih rendah daripada yang diperkirakan kenaikan sebesar 0.3%.
    6. Jobless claims naik 53.000 w/o/w, dari 200.000 menjadi 253.000.
    7. Consumer confidence jatuh ke 120.0 pada bulan Januari, turun dari sebelumnya 126.6.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here