USD/JPY Tidak Bisa Menembus 110.00, Turun ke 109.70 Setelah Pidato Trump

328

(Vibiznews-Forex) USD/JPY sedang mengalami tarikan gratifitas, menghadapi penolakan pada level 110.00 untuk hari ketiga berturut-turut. Komentar Trump sedikit berpengaruh terhadap S&P 500 Berjangka dan pasar yang berhubungan lainnya.

Pasangan matauang USD/JPY tidak bisa bereaksi terhadap momentum yang positip dari indeks Eropa dan AS yang membukukan keuntungan “intraday” yang solid, tidak juga terhadap imbal hasil Treasury AS yang menyentuh ketinggian satu minggu yang baru.  Imbal hasil obligasi pemerintah kemudian melemah menjelang pidato Trump.

Dalam pidatonya Trump mengatakan bahwa Cina telah mentargetkan industri-industri Amerika Serikat, mencuri properti intelektual Amerika Serikat selama bertahun-tahun. Namun sekarang pencurian terhadap pekerjaan orang-orang Amerika dan kekayaannya telah berakhir. Kesepakatan perdagangan yang baru dengan Cina harus memasukkan penghentian praktek-praktek perdagangan yang tidak “fair”, mengurangi defisi perdagangan yang kronis dan melindungi pekerjaan AS.

Presiden Trump juga mengatakan bahwa satu-satunya yang bisa menghentikan Amerika Serikat dari ekonomi yang kuat adalah perang yang bodoh, politik atau investigasi partisan yang menggelikan. Mengenai perbatasan daerah Selatan AS, Trump mencatat:”Imigran yang legal menambah kekayaan negara kita. Pertahankan perbatasan selatan kita karena cinta dan pengabdian kepada negara kita.”

Perdagangan sesi Asia akan menjadi sepi dengan liburan di Cina dan Selandia Baru dan tidak ada data yang diskedulkan dari Jepang.

Secara tehnikal, penurunan lebih lanjut dari pasanga matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 109.66 yang apabila berhasil dilewati akan menuju ke 109.54 dan 109.40. Sebaliknya arah naik akan berhadapan dengan “resistance” terdekat pada 110.07 yang apabila berhasil dilewati akan berhadapan dengan “support” selanjutnya pada 110.19 dan 110,33.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here