Bursa Asia 7 Februari Mixed Seiring Harapan Positif Perdagangan AS-China

584

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Asia berakhir mixed  pada hari Kamis (07/02), dengan harapan positif perdagangan AS-China seiring berlanjutnya negosiasi kedua negara.

Indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,59 persen menjadi ditutup pada 20.751,28 dengan saham Fast Retailing turun 2,70 persen. Softbank Group melonjak 17,73 persen, didukung pengumuman pada hari Rabu bahwa mereka akan membeli hingga 600 miliar yen ($ 5,46 miliar) saham dalam pembelian kembali terbesar yang pernah ada.

Indeks ASX 200 Australia naik 1,1 persen menjadi ditutup pada 6.092,50, dengan hampir semua sektor lebih tinggi. Subindex keuangan yang sangat tertekan naik 1,75 persen karena saham dari apa yang disebut Big Four Banks negara maju. Australia and New Zealand Banking Group naik 1,70 persen, Commonwealth Bank of Australia naik 2,01 persen, Westpac naik 1,93 persen dan National Australia Bank naik 1,26 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan ditutup sebagian besar datar di 2.203,42, dengan saham pembuat chip SK Hynix melonjak 1,05 persen.

Sementara itu, dalam pembahasan perdagangan AS-China, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan kepada CNBC pada hari Rabu bahwa ia akan menuju ke China minggu depan bersama dengan delegasi dari Washington untuk negosiasi lebih lanjut.

Mnuchin juga menggambarkan pertemuan baru-baru ini dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He sebagai “sangat produktif.” Komentarnya muncul ketika dua ekonomi terbesar di dunia berusaha untuk mencapai kesepakatan sebelum batas waktu pada awal Maret, di tengah perang perdagangan yang sedang berlangsung.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya bursa Asia akan mencermati pergerakan bursa AS yang berpotensi positif munculnya harapan positif perdagangan AS-China.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here