Bursa Cina Masih Tutup dan Bursa Jepang Masuk Zona Merah

436

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Asia sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi pada hari Kamis (07/01) meskipun terdapat petunjuk lemah semalam dari perdagangan saham Wall Street. Penguatan indeks oleh kuatnya saham-saham sumber daya karena kenaikan harga komoditas.

Selain itu juga terangkat oleh optimisme tentang pembicaraan perdagangan AS-China, setelah Sekretaris AS Steven Mnuchin mengatakan dia dan pejabat lainnya akan melakukan perjalanan ke Beijing minggu depan sehingga mendorong sentimen investor. Hingga perdagangan hari ini, beberapa bursa termasuk bursa Cina tetap tutup untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Bursa saham Australia bergerak maju memperpanjang rentetan kemenangannya baru-baru ini yang ditopang saham sumber daya dan juga saham perbankan. Indeks acuan  ASX 200 sedang menguat 1,29 persen. Saham tambang yang kuat seperti saham Fortescue Metals menguat  lebih dari 3 persen, Rio Tinto naik lebih dari 2 persen dan BHP Group kuat hampir 1 persen.

Saham penambang emas juga naik setelah harga emas naik seperti saham  Newcrest naik lebih dari 1 persen dan Evolution Mining naik hampir 1 persen. Untuk saham perbankan yang kuat seperti saham  Westpac, ANZ Banking, Commonwealth Bank dan National Australia Bank  lebih tinggi di kisaran 1,4 persen hingga 2,1 persen.

Pasar saham Jepang anjlok cukup signifikan dengan  indeks Nikkei 225 kini sedang melemah 0,58 persen menjadi 20.724,14, setelah menyentuh level rendah 20.665,51 sebelumnya. Saham eksportir utama sebagian besar lebih rendah meskipun yen melemah, seperti saham Panasonic turun lebih dari 3 persen, Sony menurun hampir 2 persen dan Canon turun hampir 1 persen.

Demikian juga terjadi tekanan jual pada saham perbankan seperti saham Mitsubishi UFJ Financial turun  hampir 1 persen, dan Sumitomo Mitsui Financial menurun hampir 3 persen. Namun untuk saham minyak di Jepang turun meskipun harga minyak naik seperti saham  Japan Petroleum turun hampir 2 persen dan Inpex melemah lebih dari 2 persen.

Perdagangan bursa saham Korea Selatan yang baru buka setelah libur imlek, dibuka melemah dan kemudian kini indeks  Kospi sedang menguat 0,29 persen dengan dukungan kuat kenaikan saham  pembuat chip SK Hynix melonjak lebih dari 1,8 persen.

Untuk perdagangan saham di Indoensia, bursa saham Jakarta dengan indeks harga saham gabungannya sedang retreat dan melemah  sebesar 0,19 persen.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here