IHSG Kamis Siang Ditutup Terkoreksi Tipis ke 6412; Merosot dari Zona Hijau

441

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan sesi pertama Kamis siang ini (14/02) terpantau melemah tipis 0,11% atau 6,746 poin ke level 6.412,370 setelah dibuka naik ke level 6.429,132. IHSG sempat bergerak di zona hijau namun kemudian tergerus ke zona merah, terpengaruh juga sentimen negatif bursa Asia yang umumnya melemah oleh kekhawatiran atas perkembangan negosiasi pembicaraan perdagangan AS – China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,25% ke level Rp 14.093, dengan dollar AS di pasar Asia dalam koreksi setelah semalam menanjak oleh data inflasi yang meningkat di Amerika. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.057.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG naik 10,01 poin ke level 6.429,132. Indeks LQ45 juga bertambah 2,51 poin (0,25%) ke 1.006,688. Sempat bertahan sebentar di area positif, lalu tergerus ke zona merah sampai ke istirahat siang, IHSG tetap di zona merah dengan melemah tipis 0,11% atau 6,746 poin ke level 6.412,370. Sementara LQ45 terlihat turun 0.29% atau -2,887 poin ke level 1001,289.

Siang ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah aneka industry yang merosot 1,18%, diikuti sektor industry dasar yang turun 1,15%.

Tercatat sebanyak 171 saham naik, 189 saham turun dan 136 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 232.603 kali transaksi sebanyak 8,36 miliar lembar saham senilai Rp 4,56 triliun.

Sementara itu, bursa Wall Street subuh tadi ditutup menguat. Dow Jones ditutup 25,543.27 (+0.46%), NASDAQ ditutup 7,420.38 (+0.08%), S&P 500 ditutup 2,753.03 (+0.30%). Sedangkan, bursa regional hari ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang menguat tipis 0,02% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,44%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini masih tergerus aksi jual terutama dari investor asing, ditambah sentimen negatif dari bursa regional Asia yang merosot naik karena kekhawatiran pada pembicaraan perdagangan AS – China. Berikutnya IHSG kemungkinan akan sedikit lagi terkoreksi lalu berpotensi rebound karena sedang memasuki area oversold, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.581 dan 6.607. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.302, dan bila tembus ke level 6.251.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here