IHSG Akhir Pekan Melemah ke 6389; Pertambangan Memimpin Penurunan

880

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan pada penutupan pasar Jumat sore ini (15/02) terpantau melemah 0,48% atau -30,933 poin ke level 6.389,085 setelah dibuka naik ke level 6.425,814. IHSG sempat diawali di zona hijau lalu merosot terus di zona merah, terpicu sentimen bursa Asia yang umumnya melemah oleh kekhawatiran atas prospek melambatnya ekonomi AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau melemah 0,38% ke level Rp 14.143, dengan dollar AS di pasar Asia dan Eropa menanjak terbatas oleh melemahnya euro karena data ekonomi Jerman yang suram. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.090.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG naik 5,796 poin ke level 6.425,814. Indeks LQ45 juga bertambah 1,464 poin ke 1.002,237. Sempat sebentar di area positif, lalu tergerus ke zona merah, sampai ke istirahat siang IHSG di zona merah dengan melemah 0,34% atau -21,681 poin ke level 6.398,337. Sementara LQ45 terlihat turun 0.47% atau -4,689 poin ke level 996,084.

IHSG kemudian terus tertahan di zona merah sampai di akhir sesi melemah 0,48% atau -30,933 poin ke level 6.389,085. Indeks LQ45 melemah -5,800 poin (0,58%) ke level 994,973. Hari ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah pertambangan yang merosot 1,38%, diikuti sektor property yang turun 1,35%.

Tercatat sebanyak 130 saham naik, 284 saham turun dan 123 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 412.775 kali transaksi sebanyak 12,17 miliar lembar saham senilai Rp 8,70 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang meorosot 1,13% dan Indeks Hang Seng yang turun 1,87%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Waskita (WSKT) -5,36%, Antam (ANTM) -5,00%, Indah Kiat (INKP) -3,97%, dan Wika (WIKA) -3,80%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini terpengaruh sentimen negatif dari bursa regional Asia yang melemah karena kekhawatiran pada prospek ekonomi AS ke depannya. Berikutnya IHSG kemungkinan menghadapi sedikit terkoreksi namun masih berpotensi rebound karena sudah memasuki area oversold, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.581 dan 6.607. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.302, dan bila tembus ke level 6.251.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here