Ketiga Indeks Wall Street Bangkit Dari Aksi Profit Taking

567

(Vibiznews – Index) –  Setelah sempat dibuka pada zona merah perdagangan saham bursa saham Amerika hari Selasa (19/02), beberapa saham rebound dengan indeks bursa utama bergerak mixed.  Kelemahan awal di Wall Street sebagian disebabkan oleh aksi ambil untung menyusul pergerakan tinggi yang ditunjukkan oleh perdagangan akhir pekan lalu.

Saat ini terpantau indeks  Nasdaq naik 26 poin atau 0,37 persen menjadi 7080, indeks  Dow Jones naik 31 poin atau 0,12 persen pada 25.911 dan indeks S&P 500 naik  6 poin atau 0,22 persen pada 2782.

Perdagangan bursa Wall Street Jumat lalu mengangkat Dow Jones dan Nasdaq naik ke level penutupan terbaik mereka dalam tiga bulan dan indeks S&P 500 mencapai penutupan tertinggi dalam dua bulan.

Tekanan jual saham berkurang tak lama setelah dimulainya perdagangan, dengan kemajuan signifikan saham Walmart (WMT) yang bergerak  lebih tinggi setelah raksasa ritel tersebut melaporkan hasil kuartal keempat yang melampaui perkiraan analis.

Namun para pelaku pasar enggan untuk membuat langkah signifikan di tengah ketidakpastian tentang potensi untuk kesepakatan perdagangan antara AS dan China saat putaran pembicaraan perdagangan berikutnya akan berlangsung di Washington, D.C. minggu ini.

Berita bahwa China menuduh AS berusaha membatasi pengembangan teknologinya dengan menekan sekutu untuk menghindari jaringan yang dipasok oleh Huawei Technologies telah meningkatkan kekhawatiran tentang ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Dari sisi data ekonomi yang dirilis malam ini,  National Association of Home Builders merilis sebuah laporan yang menunjukkan peningkatan yang jauh lebih besar dari yang diharapkan dalam kepercayaan pekerja membangun rumah  di bulan Februari. Indeks NAHB naik ke 62 pada Februari setelah naik menjadi 58 pada Januari.

Untuk berita saham, saham-saham emas telah bergerak naik tajam mendorong Indeks NYSE Arca Gold Bugs naik 3,2 persen ke level tertinggi dalam tujuh bulan. Kekuatan di antara saham emas datang di tengah kenaikan yang signifikan oleh harga logam mulia, dengan emas untuk pengiriman April melonjak $17 menjadi $ 1,339.10 per troy ounce.

Untuk berita saham yang merugi datang dari  saham-saham telekomunikasi, seperti yang tercermin oleh penurunan 3,9 persen oleh NYSE Arca North American Telecom Index. Indeks alami profit taking  setelah melompat ke penutupan tertinggi dua bulan Jumat lalu.

 

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group 
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here