Peranan Pengusaha dalam Penerimaan Negara 2018

557

(Vibiznews – Economy & Business) – Perekonomian Indonesia yang terus bertumbuh dengan stabil tidak saja ditunjang oleh pemerintahan yang komit untuk  memajukan negeri ini dengan menjaga APBN yang sehat, stabil dan berdaya tahan terhadap perubahan ekonomi global namun juga ditunjang oleh komitmen dari para pengusaha yang melakukan kewajibannya membayar pajak dengan benar.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat berdialog dengan para pengusaha yang tergabung dalam berbagai asosiasi di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Tujuan pertemuan tersebut adalah keinginan Menkeu untuk berterima kasih kepada para pengusaha sehingga penerimaan negara 2018 dapat melebihi target.

“Kami ingin kesempatan ini menyampaikan kepada Bapak-Ibu rasa terima kasih karena penerimaan dapat mencapai 102.5%. Salah satunya karena kepatuhan Bapak-Ibu serta kerja keras tim DJBC dan DJP,” ucapnya di Aula Cakti Buddhi Bhakti, Selasa (19/02), demikian dilansir dari Kementerian Keuangan.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu beserta tim ingin mendengarkan masukan dari para pengusaha agar bisa menformulasikan kebijakan fiskal 2020. Segala masukan tersebut diharapkan dapat memperbaiki strategi serta timeline di tahun 2019.

Lebih lanjut, Menkeu juga menjelaskan kepada forum bahwa saat ini Pemerintah telah berdialog dengan pengusaha dari berbagai segmen dan telah menyusun berbagai insentif perpajakan untuk mengumpulkan penerimaan negara melalui pajak tetapi bukan mematikan dunia usaha. Namun demikian, menurutnya pintu dialog akan selalu terbuka karena ia yakin bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bergantung pada kemajuan dunia usaha serta kreatifitas menemukan ide usaha baru dari para pengusaha serta membuka peluang kerja sebesar-besarnya.

 

 

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here