Bursa Saham Amerika Merespon Kuat Risalah Pertemuan FOMC

466

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham di bursa Amerika yang ditutup beberapa saat lalu hari Kamis (21/09) sedikit lebih tinggi dalam perdagangan yang berombak oleh sentimen positif pasar membaca kembali risalah pertemuan FOMC akhir bulan lalu yang mengindikasikan Fed akan bersabar pada kenaikan suku bunga di masa depan.

Indeks Nasdaq Composite mengakhiri hari tepat di 7.489,07 yang mencatat kenaikan delapan berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 63,12 poin menjadi 25.954,44. Indeks S&P 500 ditutup 0,2 persen lebih tinggi pada 2.784,70. Indeks  S&P 500 dan Dow Jones mencapai tertinggi hari ini.

Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) 29-30 Januari menegaskan kembali kenaikan suku bunga Fed di tengah prospek ekonomi yang tidak pasti tetapi juga menyampaikan bahwa beberapa anggota melihat kenaikan suku bunga lebih lanjut disesuaikan pada tahun 2019. Risalah tersebut juga menyatakan bahwa mayoritas anggota FOMC mendukung mengumumkan rencana untuk berhenti mengurangi kepemilikan aset Fed akhir tahun ini.

Kekuatan saham di Wall Street juga datang dari berita perkembangan terbaru perundingan dagang AS-China oleh kedatangan Wakil Perdana Menteri China Liu He ke Washington selama 20 dan 21 Februari untuk meningkatkan negosiasi perdagangan tingkat tinggi yang akan berakhir pada tanggal 1 Maret.

Pendorong keuntungan bursa berikutnya yaitu perkembangan Brexit yang sedang berlangsung menjelang batas waktu kesepakatan 29 Maret dimana pertemuan antara Perdana Menteri Inggris Theresa May dan ketua Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker menyimpulkan hasil positif. Kedua pemimpin sepakat untuk mengadakan putaran diskusi sebelum akhir bulan sambil menandai pembicaraan konstruktif tentang perbatasan Irlandia.

Untuk berita saham-saham, saham CVS Health turun lebih dari 8 persen setelah mengeluarkan perkiraan laba yang lebih lemah dari perkiraan untuk 2019. Demikian juga saham maskapai penerbangan Southwest turun 5,65 persen setelah memangkas proyeksi pendapatannya.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group 
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here