IHSG Kamis Pagi Melemah Tipis ke 6509; Bursa Asia Turun Setelah Risalah the Fed

297

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pasar Kamis pagi ini (21/02) terpantau melemah tipis 0,06% atau -1,153 poin ke level 6.509,109 setelah dibuka turun ke level 6.510,573. IHSG sempat mengawali di zona hijau lalu melemah, di tengah bursa Asia pagi yang umumnya melemah sementara mencerna rilis risalah the Fed yang memberi highlight pada risiko ekonomi global.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,13% ke level Rp 14.058, dengan dollar AS di pasar Asia menanjak setelah rilis minutes the Fed yang membuat permintaan dollar meningkat lagi. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.040.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG turun 2,21 poin (0,03%) ke level 6.510,57. Indeks LQ45 juga berkurang 0,51 poin (0,05%) ke level 1.018,814. Pagi ini tergerus ke zona merah, IHSG melemah tipis 0,06% atau -1,153 poin ke level 6.509,109. Sementara LQ45 terlihat turun 0.27% atau -2,768 poin ke level 1016,563.

Tercatat sementara ini sebanyak 160 saham naik, 128 saham turun dan 126 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang berakhir pada Kamis pagi ditutup dalam area positif. Dow Jones naik 0.24% ke level 25,954, S&P menguat 0.18% dan Nasdaq flat dengan pergerakan terbatas 0.03% ke level 7,48. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang meorosot 0,13% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,06%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini terpengaruh lagi sentimen negatif dari bursa regional Asia yang melemah karena kekhawatiran pada prospek ekonomi global. Berikutnya IHSG kemungkinan akan sedikit terkoreksi dan tetap berpotensi menanjak lagi walau barangkali agak terbatas, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.581 dan 6.607. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.374, dan bila tembus ke level 6.302.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here