Bursa Wall Street Ditekan Anjloknya Saham Home Depot dan Caterpillar

501

(Vibiznews – Index) – Di akhir perdagangan saham Amerika di bursa Wall Street  hari Rabu (27/02), harga-harga saham banyak yang anjlok kecuali yang tergabung dalam indeks Nasdaq. Karena dari ketiga indeks, hanya Nasdaq ditutup dengan penguatan yang tipis.

Banyak harga saham yang jatuh dalam perdagangan yang fluktuasi semalam karena investor mencerna laporan pendapatan Home Depot yang lebih lemah dari perkiraan, rilis data ekonomi campuran dan kesaksian dari pejabat tinggi Federal Reserve.

Indeks Dow Jones merosot 33,97 poin atau 0,12 persen menjadi 26.057,98 yang ditekan oleh buruknya performa saham Caterpillar dan Home Depot. Indeks S&P 500  turun 0,1 persen menjadi 2.793,49 karena kerugian di sektor industri yang mengimbangi kenaikan di bidang teknologi. Nasdaq Composite ditutup naik 7 poin saja atau 0,10 persen setelah sejak awal sesi dalam zona merah.

Home Depot melaporkan laba kuartal keempat  sebesar $ 2,09 per saham, di bawah laba yang diharapkan sebesar $ 2,16. Perusahaan peralatan rumah ini juga mengeluarkan pedoman yang lebih lemah untuk proyeksi tahun 2019. Karenanya saham Home Depot turun sekitar 0,88 persen.

Laporan pendapatan Home Depot diikuti oleh data awal perumahan yang lebih rendah dari perkiraan. Data yang dirilis oleh Departemen Perdagangan menunjukkan pembangunan rumah mulai turun 11,2 persen pada Desember dan mencapai level terendah sejak September 2016.

Data ekonomi lainnya yang dirilis yaitu angka kepercayaan konsumen  Conference Board yang melonjak ke 131,4 pada bulan Februari, dengan mudah melampaui estimasi 124. Sebelumnya pada bulan Januari, kepercayaan konsumen berada di 121,7.

Selain itu pelaku pasar juga mencerna pidato dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell kepada komite Senat AS pada hari Selasa. Dalam sambutannya yang dipersiapkan, Powell mengatakan ekonomi  sehat tetapi menambahkan The Fed juga melihat  arus lintas dan sinyal yang bertentangan.  Itu terjadi setelah bank sentral AS mengadopsi sikap yang lebih berhati-hati pada kenaikan suku bunga di masa depan bulan lalu.

Sebelumnya Wakil Ketua Fed Richard Clarida  mengatakan bahwa ekonomi AS berada di tempat yang baik sekarang. Dia menambahkan: “Ini adalah situasi yang baik untuk masuk, dan kami benar-benar ingin melakukan apa pun yang kami bisa untuk membantu mendukung dan menjaga perekonomian.”

Berita saham-saham yang menurun terpantau saham Caterpillar turun 2,4 persen setelah UBS memangkas peringkat saham perusahaan raksasa itu untuk sell dari buy. UBS juga memangkas target harga 12 bulan pada Caterpillar menjadi $125 per saham dari $ 154, yang turun 11,6 persen dari penutupan Senin $141,41. UBS beralasan permintaan yang melambat dalam konstruksi global sebagai alasan utama penurunan peringkat. Caterpillar sebagian besar dipandang sebagai penentu arah pertumbuhan global.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here