Forex: Begitu Banyak Berita Namun Tidak Banyak Pergerakan Harga

448

(Vibiznews-Forex) Pasar keuangan berada pada kondisi yang tidak menentu ditengah banyaknya ketidak pastian politik dan ekonomi yang kelihatannya segera aka nada solusi namun sudah begitu lama tidak selesai. Ada banyak berita yang berdatangan, yang membuat kondisi menjadi stabil dan berita-berita tersebut dapat diklasifikasikan menjadi berita yang baik, buruk dan paling buruk.

Berita Baik

Pertemuan Tingkat Tinggi Kim-Trump: Sementara pertemuan berakhir  tanpa kesepakatan dan digambarkan sebagai “jalan pintas bulan madu”, negosiasi disiapkan terus berlangsung antara AS dengan Korea Utara. Setelah kekuatiran pada awalnya, pasar menjadi tenang. USD dan JPY pada awalnya naik namun kemudian turun lagi.

India-Pakistan: Ketegangan diantara kedua negara Asia Selatan yang memiliki senjata nuklir tetap tinggi, namun tidak ada serangan yang baru, membuat isu diantara kedua negara terpinggirkan, paling tidak bagi pasar.

Pernyataan Powell: Gubernur Fed Jerome Powell mengatakan bahwa program pengurangan neraca bisa berakhir pada tahun ini, yang mana hal ini merupakan musik bagi telinga pasar.  Masih banyak ketidak pastian mengenai topik ini, namun bersamaan dengan jaminan akan sabar dalam hal tingkat bunga, pasar senang dan USD melemah.

Berita Buruk

Pembicaraan Perdagangan: Wakil perdagangan AS Lighthizer mengatakan bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk mencapai kesepakatan dengan Cina. “Pemerintah AS menekankan peubahan structural yang signifikan yang membuat level bermain menjadi lebih setara.” Tidak seoptimis seperti komentar Trump pada awal minggu.

Inflasi Zona Euro: Data inflasi awal untuk bulan Februari muncul sebagaimana yang diperkirakan di Spanyol namun dibawah proyeksi di Perancis. Data dari Jerman sedikit dibawah dari yang diperkirakan. Hasil akhirnya, pasar tidak bergerak kemana-mana. EUR/USD diperdagangkan sedikit dibawah 1.1400, mempertahankan posisinya yang telah dicapai pada awal minggu ini.

Berita Paling Buruk:

Brexit: Pasar bergembira dengan penundaan dalam Brexit dari tanggal 29 Maret ke suatu waktu di awal musim panas, namun tetap masih ada banyak ketidakpastian. Momentum kenaikan dari Poundsterling nampaknya sedang mengambil nafas, dengan GBp/USD bertengger disekitar level kunci 1.3300 setelah penurunan singkat ke zona 1.3280 dimana muncul suatu “support”.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here