Review Forex 04/03: Dolar Mencetak Untung 5 Hari Berturut

357

(Vibiznews – Forex) – Mengakhiri perdagangan forex awal pekan yang berakhir Selasa pagi (05/03), dolar AS bergerak lebih tinggi terhadap sebagian besar mata uang utama  ditengah pemerintah AS dan China semakin dekat dalam kesepakatan dagang mereka selama ini. Kekuatan dolar awal pekan ini merupakan hari kelima berturut cetak keuntungan.

Yield treasury yang meningkat membantu kenaikan dolar, sementara beberapa laporan ekonomi yang mengecewakan membatasi kenaikannya. dolar AS menguat meskipun komentar Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu bahwa ia tidak senang dengan kekuatannya terhadap mata uang dunia lainnya.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya ditutup pada posisi 96,60 atau naik sekitar 0,25% dari perdagangan sebelumnya, setelah sebelumnya dibuka pada posisi 96.34. Indeks sempat jatuh ke posisi terburuk  di posisi 96.33 dan kemudian naik ke posisi tinggi di 96,82.

Poundsterling Inggris turun menjadi $ 1,3178, atau turun sekitar 0,2%. Poundsterling melemah oleh tekanan data aktivitas konstruksi yang lemah di Inggris. Sebuah laporan survei dari IHS Markit menunjukkan bahwa Indeks  PMI  konstruksi  turun menjadi 49,5 dari 50,6 pada Januari. Angka itu adalah yang terendah sejak Maret 2018.

Terhadap Yen Jepang, dolar melemah menjadi 111,74, atau turun sekitar 0,16%, setelah sempat menguat pada 112,01 yen di awal sesi. Demikian juga kurs Euro turun 0,23% pada $ 1,1342.

Dalam berita ekonomi di sesi Amerika, sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan pada hari Senin secara tak terduga menunjukkan mundurnya pengeluaran konstruksi AS di bulan Desember. Laporan itu mengatakan pengeluaran konstruksi turun 0,6% ke tingkat tahunan $ 1.293 triliun pada Desember setelah naik 0,8% ke tingkat $ 1.301 triliun pada November.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here