Posisi Dolar di Asia Awal Pekan Masih Terpukul Oleh Data NFP

452

Di akhir perdagangan forex sesi Asia hari Senin (11/03) posisi dolar AS diperdagangkan dalam kondisi yang lemah imbas tekanan pukulan  pada akhir perdagangan pekan lalu. Ada beberapa sentimen yang memicu lemhnya perdagangan satu sesi awal pekan, dimana paling dominan disebakan buruknya data NFP AS.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya kini berada pada posisi  97,33 atau turun sekitar 0,03% dari perdagangan sebelumnya, setelah dibuka awal sesi Asia pada posisi  97.39.  Indeks sempat menyentuh posisi   tertinggi di 97.45.

Akhir pekan lalu Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pasar tenaga kerja negeri tersebut meningkat 20.000 pekerjaan pada bulan Februari, data yang lebih rendah dari lonjakan 311.000 pekerjaan pada periode bulan Januari. Sebelumnya data yang disimpulkan dalam NFP (non farm payroll) sudah diperkirakan akan turun namun di posisi 180.000 pekerjaan. Data NFP tersebut sangat mengecewakan pasar dikarenakan merupakan pertumbuhan pasar tenaga kerja yang jauh lebih lemah dari turunnya 18.000 pekerjaan pada bulan September 2017.

Anjloknya dolar karena data NFP tersebut ditahan oleh data pengangguran bulanan yang cukup menggembirakan sehingga membuat kerugian tidak terlalu panjang. Data pengangguran yang juga dilaporkan pada waktu yang bersamaan menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 3,8% di bulan Februari dari 4% di bulan Januari. Sebelumnya data tersebut diperkirakan akan turun menjadi 3,9%.

Selain itu juga optimisme di sekitar hasil positif di front perdagangan AS-Cina tampaknya agak dimitigasi akhir-akhir ini, sementara tidak ada berita lebih lanjut tentang pertemuan yang seharusnya antara Presiden Trump dan Xi akhir bulan ini.

Untuk pergerakan selanjutnya, analyst Vibiz research Center melihat pada sesi akhir malam nanti terdapat katalis penggerak yang mungkin dapat meyakinkan dolar AS kembali yaitu data retail sales. Data ini diperkirakan menunjukkan perbaikan data dari periode bulan sebelumnya.

Dan secara teknikal indeks indeks dolar berusaha naik menuju posisi resisten kuatnya di 57.54 dan jika tembus akan mendaki ke posisi resisten lemahnya di 97.81 hingga 98.86.  Namun jika bergerak sebaliknya akan bergerak menuju posisi support kuat di 97.20 – 96.40.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here