Ringkasan Penggerak Pasar Forex Minggu Lalu

389

(Vibiznews-Forex) Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

Dolar AS menikmati aliran safe-haven dengan turunnya belanja konstruksi dan bagusnya angka ISM Non-Manufacturing PMI yang muncul dengan angka 59.7. NFP mengecewakan dengan hanya pertambahan 20.000 pekerjaan setelah beberapa bulan “excellent”. Namun pertumbuhan upah terus meningkat. Pembicaraan perdagangan dengan Cina sedang membuat kemajuan namun belum terlihat peta kesepakatannya.  Negosiasi Brexit terus berlangsung di Brussels, dengan tidak ada keberhasilan pada saat itu. Inggris menghendaki perubahan yang diikat secara hukum terhadap kesepakatan, sementara Uni Eropa hanya mau memberikan klarifikasi. Bank Kanada membuat pergerakan yang “dovish”, mengirim loonie turun. Aussie menderita yang disebabkan oleh lemahnya GDP. Aussie juga menderita karena target pertumbuhan Cina direvisi turun menjadi 6-6.5%. EUR/USD terbawa turun karena kuatnya USD

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

  1. Average hourly earnings bertumbuh 0.4% m/o/m, lebih tinggi 3.4% y/o/y, yang terbaik sejak 2009;
    2. Tingkat pengangguran turun l 0.2% m/o/m, dari 4.0% to 3.8%.
    3. Housing starts menjadi 1.230.000 di bulan Januari diatas yang diperkirakan 1.170.000.
    4. Klaim pengangguran turun 3000 w/o/w dari 226.000 menjadi 223.000.
    5. New home sales naik 3.7% di Desember dari 599.000 menjadi 621.000.
    6. Non-farm productivity naik 1.9% q/o/q, mengalahkan yang diperkirakan 1.6%.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

  1. Non-farm payrolls hanya bertambah 20.000, dibawah dari pada yang diperkirakan 175.000.
    2. Mortgage apps disesuaikan secara musiman menjadi 3.0% w/o/w, turun dari sebelumnya kenaikan 6.0%.
    3. Defisit perdagangan internasional jatuh ke -59.8 miliar pada bulan Desember, turun dibawah daripada yang diperkirakan -57.6 miliar.
    4. Job layoffs meningkat keketinggian selama 3 tahun sebesar 76,835 di bulan Februari.
    5. Belanja konstruksi turun 0.6% m/o/m, meleset dari yang diperkirakan kenaikan 0.3%
    6. Same store sales naik 4.2% w/o/w, menurun dari sebelumnya kenaikan 5.2%.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here