Harga Kakao Masih Positif Jika Dolar AS Terus Defensif

605

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa ICE New York dan berakhir pada hari Selasa (12/03) menguat kembali melanjutkan keuntungan perdagangan akhir pekan lalu.  Demikian  untuk harga kakao di bursa ICE London menguat tipis melanjutkan keuntungan sebelumnya.

Pergerakan positif harga kakao berjangka terjaga oleh posisi melemahnya  dolar AS terhadap rival-rivalnya, yang juga diperkuat oleh laporan cuaca  Pusat Prediksi Iklim AS yang menunjukkan curah hujan di bawah rata-rata di Pantai Gading dan Ghana selama 3-9 Maret, sehingga dapat mengganggu hasil panen kakao di dunia.

Kenaikan harga kakao di bursa London dibatasi oleh posisi bangkitnya kurs poundsterling dalam pair GBPUSD  dari posisi terendah 2-1/2 minggu, karena kakao London dihargai dalam pound.

Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Maret di ICE New York  ditutup naik  4  atau 0,18 persen  pada posisi $2202 per ton. Untuk harga kakao berjangka kontrak bulan Maret  bursa London menguat tipis atau 0.06% berada pada posisi  1704 pound per ton.

Sentimen negatif untuk perdagangan kakao berjangka oleh pasokan global yang melimpah setelah hari Senin  dilaporkan  petani Pantai Gading mengirim 1.546 MMT kakao ke pelabuhan selama 1 Oktober – 10 Maret, naik  9,5% dari waktu yang sama tahun lalu. Sementara itu, Ghana, produsen kakao terbesar kedua di dunia, melaporkan hasil yang kuat pada 11 Februari karena pembelian kakao dari petani kakao Ghana naik  15,4% y/y menjadi 644.318 MT selama tujuh belas minggu pertama panen mulai 5 Oktober – 31 Januari.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa  London akhir sesi pada esok hari diperkirakan retreat oleh  proyeksi penguatan kurs pound Inggris.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here