Bursa Saham Wall Street Berhasil Cetak Rekor Meski Dihadang Saham Boeing

501

(Vibiznews – Index) – Diakhir perdagangan bursa  saham Amerika Wall Street hari Kamis (14/03), ketiga indeks utamanya berhasil mencetak penguatan dengan indeks S&P500 mendaki ke puncak tinggi tahun ini. Sentimen positif yang mempengaruhi pelaku pasar saham New York dari rilis data ekonomi AS yang mengesankan.

Indeks S&P500 mencetak kenaikan 3 hari berturut  dengan naik 0,7 persen yang ditutup di atas 2.800. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 148,23 poin lebih tinggi atau 0,58 persen pada 25.702,89. Demikian indeks Nasdaq Composite naik 0,7 persen menjadi  7.643,41.

Sektor teknologi S&P 500 naik 0,7 persen dipimpin oleh kenaikan 3,8 persen saham Nvidia. Saham pembuat chip juga banyak yang naik seperti VanEck Vectors Semiconductor ETF (SMH) naik 0,4 persen. Saham teknologi yang masuk zona merah minggu ini, akhirnya bangkit dengan kenaikan lebih dari 3,5 persen. Saham Facebook, Amazon, Netflix, Alphabet dan Apple semuanya ditutup lebih tinggi.

Semalam Departemen Perdagangan mengumumkan pesanan barang tahan lama nondefense membukukan kenaikan terbesar dalam enam bulan pada bulan Januari, yaitu naik 0,8 persen. Secara keseluruhan pesanan barang tahan lama juga naik 0,4 persen, padahal sebelumnya diperkirakan alami penurunan 0,5 persen.

Sementara itu, pengeluaran konstruksi AS mencatat kenaikan terbesar dalam sembilan bulan, naik 1,3 persen pada periode bulan Januari. Lompatan itu didorong oleh lonjakan investasi proyek publik.

Berita saham hari ini dari saham J.P. Morgan Chase yang ditutup 0,3 persen setelah CNBC mengetahui bank itu melakukan ekspansi ke beberapa pasar baru, termasuk beberapa yang didominasi oleh Bank of America.  Saham bank lain juga naik, dengan Citigroup dan Bank of America masing-masing naik lebih dari 1 persen.

Saham Boeing yang lagi viral beberapa hari terakhir, awalnya mampu mengangkat pasar dengan kenaikan lebih dari 1 persen, tetapi kemudian terpangkas kembali  sebagian setelah AS dan Kanada mengumumkan mereka akan melarang penerbangan dari jet 737 MAX. Akhirnya Kanada dan AS bergabung dengan beberapa negara, termasuk Cina, Uni Eropa, dan Indonesia yang meniadakan  semua penerbangan yang melibatkan pesawat jenis tersebut.

Performa saham Boeing menyebabkan indeks Dow Jones tertinggal indeks utama lainnya minggu ini, dimana indeks Dow Jones naik hanya 1 persen hingga penutupan Rabu sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq keduanya naik lebih dari 2 persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here