Harga Emas Naik Karena Faktor Pembelian Tehnikal & “Bargain Hunting”

481

(Vibiznews-Commodity) Harga emas dan perak naik dan menyentuh ketinggian dua minggu pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Rabu kemarin. Pembelian yang berdasarkan analisa grafik tehnikal dan “bargain hunting” mendominasi minggu ini. Laporan inflasi AS yang lemah merupakan faktor “bullish” yang lain bagi pasar metal berharga.

Emas berjangka bulan April terakhir naik $9.50 per ons pada $1,307.50. Perak Comex bulan Mei terakhir naik $0.082 pada $15.495 per ons.

Data ekonomi AS pada hari Rabu kemarin adalah laporan “producer price index” (PPI) untuk bulan Februari, yang muncul naik 0.1% dari bulan Januari. PPI terlihat naik 0.2% MoM. Laporan “consumer price index” (CPI) AS pada hari Selasa yang lalu juga lemah dan membantu menaikkan harga Treasury AS. Harga emas dan perak hanya sedikit digerakkan oleh laporan PPI.

Pasar saham Asia dan Eropa bercampur semalam. Indeks saham AS mengarah ke stabil sampai bercampur dalam rentang sempit pada saat pembukaan sesi New York dimulai. Tidak ada peristiwa geopolitik utama untuk menggerakkan pasar dan menekan minat terhadap resiko yang meningkat dari para trader dan investor.

Para pembuat perundang-undangan di Inggris mengadaka pemungutan suara pada hari Selasa mengenai rencana Brexit yang lain yang ditawarkan oleh Perdana Menteri Theresa May, namun ada beberapa konsesi di menit-menit terakhir dari Uni Eropa, parlemen Inggris tetap mengambil suara menolak rencana May. Akan ada pemungutan suara berikutnya. Poundsterling Inggris tertekan karena berita tidak ada pemungutan suara berikutnya, meskipun hasil yang sedemikian sudah diperkirakan oleh pasar. Inggris diskedulkan untuk meninggalkan Uni Eropa pada akhir bulan.

Hal diluar pasar yang terjadi pada hari kemarin adalah turunnya sedikit indeks dolar AS karena koreksi dari keuntungan sebelumnya yang membuat indeks ini berada pada ketinggian baru. Harga minyak mentah Nymex menguat dan diperdagangkan disekitar $57.50 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,330.00 setelah melewati $1,310.00 dan $1,317.00. Sebaliknya obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,280.80 setelah melewati $1,300.00 dan $1,290.60.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here